Polisi Belgia Rilis Foto Terduga Pelaku Teror dan Temukan Pabrik Bom

Polisi Belgia memastikan tiga orang yang tertangkap kamera CCTV di bandara Brussels merupakan tersangka pelaku peledakan. Dua diantaranya tewas di lokasi, dan satu lagi kini sedang diburu polisi.

Rabu, 23 Mar 2016 07:13 WIB

Kepolisian Belgia merilis foto satu terduga pelaku teror

Kepolisian Belgia merilis foto satu terduga pelaku teror yang kabur, dari hasil rekaman kamera CCTV. (Foto: Twitter/Kepolisian Belgia)

KBR - Kepolisian Belgia memburu satu terduga pelaku peledakan bom di ibukota Brussels.

Polisi mendasarkan pada kamera pengawas atau CCTV yang merekam tiga pria sedang mendorong kereta dorong melintasi lorong di Bandara Internasional Brussels sebelum ledakan terjadi.

Polisi Belgia memastikan tiga orang yang tertangkap kamera CCTV di bandara Brussels merupakan tersangka pelaku peledakan. Dua diantaranya tewas di lokasi, dan satu lagi kini sedang diburu polisi.

Melalui akun Twitter, Polisi Belgia kemarin merilis foto dengan tulisan "Apakah Anda mengenal pria ini?"

Kota Brussels yang kerap dijuluki Ibukota Eropa, Selasa kemarin diguncang tiga bom. Dua diantaranya meledak di Bandara Internasional Brussels di kawasan Zaventem di Provinsi Flemish Brabant, pukul 8 pagi waktu setempat.

Para saksi mata menyebutkan ledakan di bandara Brussels seperti kejadian perang. Berbagai benda beterbangan. Beberapa korban tewas dalam keadaan tidak utuh. Para penumpang atau calon penumpang panik, menyerbu pintu keluar menjauh dari lokasi ledakan.

Satu jam kemudian, sekitar pukul 9.15 pagi, terjadi lagi ledakan di stasiun bawah tanah kereta Metro di Maelbeek. Total 34 orang tewas dalam serangan teror itu.

Dalam penggerebekan polisi di sejumlah tempat usai ledakan kemarin, polisi Belgia menemukan satu tempat yang disebut "pabrik pembuat bom" di wilayah Shaerbeek yang masih berada di Brussels. Di lokasi ini polisi menemukan persediaan bahan kimia untuk peledak, berbagai paku dan baut.

Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror pagi itu. Aparat keamanan Belgia juga menemukan bendera ISIS dan bahan pembuat bom di pabrik yang mereka gerebek. Intelijen Amerika Serikat meyakini klaim itu benar.

Sementara itu, kantor berita Amaq yang berafiliasi dengan ISIS menyebutkan ada sejumlah milisi ISIS yang membawa bom dan ikat pinggang berisi bahan peledak.

Beberapa pejabat kontrateroris Amerika dan sejumlah negara juga menyebutkan ledakan di Bandara Zaventem bersumber dari tiga tas berisi bom. Dua diantaranya diledakkan pelaku, sementara satu tas lagi gagal meledak dan akhirnya didisposal atau dihancurkan tim polisi.

Intelijen Amerika Serikat menyebutkan serangan hari Selasa kemarin di Brussel dilakukan oleh milisi ISIS atau simpatisannya, yang sebelumnya juga terlibat dalam serangan di Paris Prancis November, tahun lalu. Meskipun penyidik di Belgia mengaku belum menemukan bukti-bukti keterkaitan dua peristiwa itu.

Serangan teror di Paris saat itu didalangi Abdelhamid Abaaoud, milisi kelahiran Belgia yang kemudian bergabung dengan ISIS di Suriah. Teror di Paris itu menewaskan 130 orang. Abdelhamid tewas dalam penyerbuan di Paris musim gugur lalu. (AP/Washington Post/NBC)
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi