PM Perancis: Piala Eropa 2016 Akan Tetap Dilaksanakan

Senin, 28 Mar 2016 09:53 WIB

PM Perancis Manuel Valls menegaskan Euro 2016 akan dilaksanakan sesuai rencana (Foto: VOA)

PM Perancis Manuel Valls menegaskan Euro 2016 akan dilaksanakan sesuai rencana (Foto: VOA)

KBR Perdana Menteri Perancis Manuel Valls mengatakan, turnamen sepakbola Piala Eropa akan tetap berlangsung sesuai jadwal. Keputusan ini diambil meskipun sebelumnya terjadi serangan di Paris pada November 2015 lalu dan Brussels pekan lalu.

“Jawaban terkuat bagi teroris, selain mengerahkan semua intelijen dan menerapkan langkah keamanan, adalah keberlangsungan hidup normal,” kata PM Perancis Manuel Valls. “Teroris ingin menindas kehidupan, Euro harus tetap diadakan, dan akan diadakan.”

Sebelumnya sempat muncul kekhwatiran Euro 2016 di Perancis, pada 10 Juni sampai 10 Juli mendatang, mungkin menjadi sasaran serangan teroris, terutama zona fans. Di zona itu, penonton  berkumpul untuk menonton pertandingan pada layar besar. Diperkirakan sekitar 7-8 juta fans akan mendatangi banyak tempat terbuka.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?