Myanmar PIlih Presiden Baru Hari Ini

Buka sejarah baru, negara akan dipimpin oleh pemerintahan sipil.

Selasa, 15 Mar 2016 10:20 WIB

KBR – Parlemen Myanmar akan memilih presiden baru hari ini. Pemilihan ini akan menjadi sejarah baru negara tersebut karena negara akan dipimpin oleh pemerintahan sipil setelah militer berkuasa selama puluhan tahun. 

Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi mendominasi Parlemen dalam Pemilu legislatif November lalu. Namun Suu Kyi tidak bisa maju jadi kandidat presiden karena UU Myanmar melarang presiden memiliki anak dengan paspor negara lain. Dua anak Suu Kyi memegang paspor Inggris karena Suu Kyi menikah dengan orang Inggris.

Pemilihan Presiden Myanmar kali ini akan diikuti tiga kandidat. Masing-masing kandidat diajukan oleh majelis tinggi, majelis rendah dan pihak militer – seperti diatur dalam UU Pemilu Myanmar. Majelis tinggi mengajukan Henry Van Thio dari NLD, majelis rendah mengajukan Htin Kyaw dari NLD yang merupakan orang kepercayaan Suu Kyi, sementara militer mengajukan Myint Swe yang merupakan orang dekat presiden sebelumnya.

Pengamat memperkirakan Htin Kyaw akan menang dengan mudah. Sementara Suu Kyi mengatakan dia akan tetap pegang kendali meski tidak menjadi presiden. (VOA, BBC) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Demi Kesetaraan, Kemenhub Berkeras Batasi Tarif Taksi Online

  • Kasus Hakim Praperadilan Setnov Segera Masuk Sidang Panel KY
  • Kasus Pribumi, Polri Masih Kaji Laporan terhadap Anies Baswedan
  • Pernikahan Usia Anak di NTB Masih Tinggi