KBR – Parlemen Myanmar akan memilih presiden baru hari ini. Pemilihan ini akan menjadi sejarah baru negara tersebut karena negara akan dipimpin oleh pemerintahan sipil setelah militer berkuasa selama puluhan tahun. 

Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi mendominasi Parlemen dalam Pemilu legislatif November lalu. Namun Suu Kyi tidak bisa maju jadi kandidat presiden karena UU Myanmar melarang presiden memiliki anak dengan paspor negara lain. Dua anak Suu Kyi memegang paspor Inggris karena Suu Kyi menikah dengan orang Inggris.

Pemilihan Presiden Myanmar kali ini akan diikuti tiga kandidat. Masing-masing kandidat diajukan oleh majelis tinggi, majelis rendah dan pihak militer – seperti diatur dalam UU Pemilu Myanmar. Majelis tinggi mengajukan Henry Van Thio dari NLD, majelis rendah mengajukan Htin Kyaw dari NLD yang merupakan orang kepercayaan Suu Kyi, sementara militer mengajukan Myint Swe yang merupakan orang dekat presiden sebelumnya.

Pengamat memperkirakan Htin Kyaw akan menang dengan mudah. Sementara Suu Kyi mengatakan dia akan tetap pegang kendali meski tidak menjadi presiden. (VOA, BBC) 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!