INTERMEZO: Rekor Pengemudi Uber, Antar Penumpang 630 Kilometer Tanpa Henti

Sesampainya di Brooklyn, New York, penumpang itu membayar tarif sebesar 294 dolar AS atau sekitar Rp3,9 juta. Tanpa tip untuk pengemudi.

Rabu, 14 Des 2016 15:35 WIB

Ilustrasi. (Foto: Joakim Formo/Flickr/Creative Commons)

KBR - Seorang pengemudi taksi online Uber asal Virginia kemungkinan memecahkan rekor perjalanan terjauh mengantar penumpang dengan menempuh jarak sepanjang 638 kilometer. Padahal rata-rata perjalanan pengguna Uber hanya sekitar 8 kilometer.

Pengemudi perempuan bernama Janis Rogers itu mengantarkan seorang penumpang yang minta diantarkan dari Kota Williamsburg di negara bagian Virginia menuju rumah pacarnya di Kota New York.

"Saya jawab, 'Well, aku belum mengantar banyak penumpang, jadi aku akan antar kamu kemana saja," kata Janis sebagaimana diberitakan New York Post.

Perjalanan dari Virginia ke New York ditempuh dalam waktu tujuh jam 42 menit sepanjang 638 kilometer. Janes yang sudah berusia 64 tahun itu bahkan tidak berhenti sekalipun untuk istirahat atau ke toilet. Sepanjang perjalanan penumpang perempuan itu juga tertidur.

Sesampainya di Brooklyn, New York, penumpang itu membayar tarif sebesar 294 dolar AS atau sekitar Rp3,9 juta. Tanpa tip untuk pengemudi.

Tarif itu dua kali lipat dibanding jika menggunakan transportasi umum, seperti kereta dimana tarif normal dari Virginia menuju New York sekitar Rp1,2 juta. Atau mencapai tujuh kali lipat, jika dibandingkan menggunakan transportasi bus yang tarifnya hanya sekitar Rp590 ribu.

Namun bila dibandingkan taksi konvensional tarif Uber jauh lebih murah. Tarif taksi argo dari Virginia menuju New York bisa berlipat-lipat mencapai Rp15 juta.

Selanjutnya, Janis Rogers langsung kembali ke Virginia tanpa penumpang. Total waktu yang ia tempuh pulang pergi mencapai 15,5 jam.

Janis mendapat pemasukan sekitar 9 dolar AS per jam perjalanan (sekitar Rp119 ribu per jam atau sekitar Rp833 ribu untuk tujuh jam). Namun ia menghabiskan 32 dolar AS atau sekitar Rp424 ribu untuk BBM dan tarif tol. Ia mengakui perjalanan panjangnya ini tidak terlalu menguntungkan.

"Ini memang tidak menguntungkan," kata Janis. "Tapi aku jalani karena ini seperti petualangan."

Rekor perjalanan yang ditempuh Janis Rogers itu memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang pengemudi asal California, Joe Strandell pada 2014. Strandell menempuh perjalanan 320 mil atau sekitar 514 kilometer dari Santa Barbara menuju Palo Alto.

Namun rekor Janis Rogers kemungkinan tidak bertahan lama. Seorang pengemudi Uber, Harry Campbel, yang juga mengasuh blog populer Rideshare Guy menyebut ada pengemudi lain yang kemungkinan bakal menjadi rekor terbaru.

Campbell mengunggah foto cetak layar (screenshot) aplikasi Uber dari pengemudi bernama Leonard Mongold. Foto itu menunjukkan Leonard mengantarkan penumpang pada Maret 2016, dari Wilmington, Carolina Utara menuju Austin, Texas. Foto itu menunjukkan jarak tempuh mencapai 1,417 mil atau 2.280 kilometer dalam waktu 48 jam! (UPI/Telegraph/News.com.au) 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI
  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2

Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta Gugat Pemprov DKI soal Keterbukaan Informasi Reklamasi

  • Pengamat: Ada Barter Antara Perppu dengan Tambahan Fasilitas DPR
  • Polisi Temukan Selebaran ISIS Bernada Ancaman
  • LN: 2 Negara Capai Kesepakatan Baru soal Sengketa Laut Cina Selatan

Dalam Perbincangan Ruang Publik KBR kali ini, kita akan punya 5 topik utama, penasaran? ikuti perbincangan Ruang Publik KBR