Teknologi Kedipan ala Google Glass

Perusahaan raksasa teknologi dunia, Google mengumumkan pembaruan perangkat lunak (software) di internet yang menghubungkan produk kacamatanya, Glass. Pembaruan ini memungkinkan penggunanya membidik gambar dengan cara berkedip. Fitur baru ini telah menjanj

Kamis, 19 Des 2013 18:20 WIB

Teknologi Kedipan, Google Glass

AUDIO

KBR68H - Perusahaan raksasa teknologi dunia, Google mengumumkan pembaruan perangkat lunak (software) di internet yang menghubungkan produk kacamatanya, Glass. Pembaruan ini memungkinkan penggunanya membidik gambar dengan cara berkedip. Fitur baru ini telah menjanjikan untuk meningkatkan masalah privasi di dalam gadget berteknologi tinggi ini.

“Kami memiliki pengaturan baru yang memungkinkan Anda dengan cepat dan mudah menangkap momen yang Anda inginkan dengan cara sederhana yaitu mengedipkan mata Anda,” ditulis oleh tim Google Glass dalam sebuah pemberitahuan di situs Google+, Rabu (18/12).

Ke depan, juga direncanakan pengguna kacamata hanya perlu mengedipkan mata ke arah alat pengukur argo untuk membayar taxi yang ditumpanginya atau membeli sesuatu di toko dengan sekejap.

Pada awal tahun ini, aplikasi “Winky” dirilis untuk Glass yang memungkinkan pengguna mengambil foto hanya dengan mengedipkan mata. Dalam tahap itu, kacamata hanya mengambil gambar yang diinginkan pengguna dengan menekan pada layar sentuh atau melalui perintah suara “OK Glass, take a picture.”

Dalam hal keamanan, Glass membiarkan pemiliknya memiliki kunci sehingga tidak dapat digunakan kecuali oleh orang yang tahu benar gesekan dan sentuhan. Kacamata ini juga memiliki kode yang dapat dimodifikasi untuk mengunggah ke situs video sharing milik Google, Youtube.

“Glass dapat membantu Anda melihat dan mengalami dunia sekitar Anda tanpa harus melakukan gerak hanya menggunakan teknologi,” lanjut tim Google Glass pada halaman "Google+".

Peralatan teknologi tinggi ini juga memungkinkan pengguna mengambil gambar, merekam video, mengirim pesan atau melakukan tugas lain dengan kontrol sentuh atau dengan perintah suara. Semua aplikasi yang terdapat di dalamnya dapat terhubung internet dengan menggunakan Wi-Fi hotspot atau menjadi nirkabel yang dihubungkan ke ponsel.

Google belum mengumumkan kapan kacamata ini akan dirilis ke publik, namun dapat spekulasi berpusat sekitar awal 2014. (smh.com.au)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Stasiun Bogor Kebanjiran Wisatawan Lokal

  • Libur Lebaran, Puncak Macet 6 KM
  • Muncul ke Publik, Duterte Sebut Sepupunya Tewas di Marawi
  • Inter Lepas Penyerang Masa Depan Brasil, Gabigol

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?