Perusahaan Tehnologi, Pengawasan Pemerintah

KBR68H - Pemimpin perusahaan teknologi skala global telah menyerukan "perubahan besar-besaran" untuk pengawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS).

Google, Apple, Facebook, Twitter, AOL, Microsoft, LinkedIn, dan Yahoo adalah delapan perusahaan teknologi yang membentuk aliansi yang disebut kelompok reformasi pengawasan pemerintah.

Kelompok ini telah menulis surat kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Kongres dan mengungkapkan bahwa praktek pengawasan ini dirasa telah "merusak kebebasan" orang. Intinya anggota kelompok ini mengungkapkan bahwa tingkat pengawasan perlu dikontrol.

Di dalam surat tersebut, "Laporan tentang pengawasan pemerintah telah menunjukkan ada kebutuhan nyata untuk pengungkapan yang lebih besar dan batasan baru pada bagaimana pemerintah mengumpulkan informasi," kata CEO Facebook, perusahaan jejaring sosial terbesar di dunia, Mark Zuckerberg (29).

Mark menambahkan, bahwa Pemerintah Amerika Serikat harus mengambil kesempatan untuk memimpin upaya reformasi ini dan membuat hal yang benar.

Hal senada ini dikemukakan oleh CEO Google, Larry Page (40) yang mengatakan bahwa keamanan pengguna data adalah "penting" bagi perusahaan, tetapi penambahan ini telah "dirusak oleh pengumpul data secara besar-besaran, secara rahasia dan tanpa pengawasan independen, oleh banyak pemerintah di seluruh dunia,".

Kelompok ini muncul setelah terjadi kebocoran mengenai rincian sejauh mana program pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah AS, seperti yang diungkapkan oleh Edward Snowden. Ia-lah yang membocorkan informasi mengenai itu semua dalam surat kabar The Guardian di Inggris bulan Juni lalu. (BBC)

Editor: Anto Sidharta

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!