Seribu Stupa, Seribu Impresi

Tak ada kedahsyatan serupa di muka bumi yang menyamainya. Seratus tahun dibangun, lantas menjadi pusat perkembangan agama Buddha selama dua ratus tahun!

Kamis, 26 Des 2013 16:57 WIB

Stupa Borobudur, Wangsa Syailendra

“Just when the caterpillar thought the world was over, she became a butterfly.”
? Barbara Haines Howett, Ladies of the Borobudur

Datanglah ke Borobudur pada pergantian cahaya. Nikmati bayangan stupa di antara gelap dini ketika matahari belum berpendar di ufuk timur. Silhuet yang melintas di mata -- dan keheningan yang menyebar rata pada seluruh permukaan candi, sungguh benar para ahli yang bicara: candi ini mungkin butuh waktu seratus tahun untuk membangunnya.

Tak ada kedahsyatan serupa di muka bumi yang menyamainya. Seratus tahun dibangun, lantas menjadi pusat perkembangan agama Buddha selama dua ratus tahun! Abad ke-9 (sebagian malah menyebut di antara abad ke-7 dan ke-8) ketika jangankan eskavator, listrik pun belum lagi ditemukan, bagaimana batu-batu raksasa itu diangkut ke puncak bukit?

Di antara bayang-bayang gelap pepohonan di luar kompleks pelataran candi, ketika matahari pelan-pelan mulai menyemburatkan sinar kuningnya, dan dingin mulai beranjak pergi, kita mungkin harus berterima kasih kepada ribuan pekerja dan para seniman yang saat itu dikerahkan Wangsa Syailendra untuk mengangkut bebatuan, memahat arca, tanpa bantuan teknologi modern.


Ya, kesaktian apa lagi yang harus mereka buktikan?

Foto-foto: Heru Hendratmoko

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.