PBB Luncurkan Pesawat Tanpa Awak di Kongo

KBR68H, Washington - PBB mulai menggunakan pesawat tanpa awak untuk mengumpulkan data intelijen mengenai kelompok-kelompok pemberontak di kawasan timur Republik Demokratik Kongo (DRC).

Rabu, 04 Des 2013 08:45 WIB

pesawat tanpa awak, pbb, misi perdamaian, kongo

KBR68H, Washington - PBB mulai menggunakan pesawat tanpa awak untuk mengumpulkan data intelijen mengenai kelompok-kelompok pemberontak di kawasan timur Republik Demokratik Kongo (DRC).

PBB mengerahkan dua pesawat tanpa awaknya yang pertama ke kawasan itu hari Selasa.

Kepala misi perdamaian PBB Herve Ladsous mengatakan kedua pesawat itu akan digunakan untuk memantau “kawasan-kawasan yang rawan di propinsi Kivu,” dekat perbatasan Kongo dengan Uganda dan Rwanda.

Ia mengatakan terdapat banyak masalah dengan berbagai kelompok bersenjata disana, dimana pasukan perdamaian PBB dan tentara Kongo baru-baru ini bentrok dengan kelompok pemberontak M23, dan banyak kelompok lainnya tetap aktif.

Bulan lalu, M23 mengumumkan mereka meletakkan senjata setelah tentara Kongo merebut kubu terakhir kelompok itu dengan bantuan sebuah pasukan intervensi khusus PBB.

Perjanjian perdamaian antara pemerintah Kongo dan M23 tidak pernah ditandatangani karena kedua pihak berselisih mengenai kata-kata dalam dokumen itu. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.