Nova Terlihat dengan Mata Telanjang di Alpha dan Beta Centauri

KBR68H, Jakarta

Rabu, 04 Des 2013 10:39 WIB

nova, centauri, mata telanjang

KBR68H, Jakarta – Ledakan nuklir kataklismik atau dikenal dengan sebutan nova terlihat dengan mata telanjang di magnitude kelima sebelah barat Alpha dan Beta Centauri. Fenomena ini dilihat oleh pemburu nova John Seach di Australia pada 2 Desember lalu.

Dia melihat nova dengan menggunakan kamera DSLR di magnitude 5,5. Malam berikutnya, pada 3 Desember, Ernesto Guido, Nick Howes dan Martino Nicolini menggunakan teleskop 20 inchi untuk melihat dengan jelas gambar tersebut. Ketika itu, sejumlah pengamat antariksa mengungkapkan fenomena penampakan nova terjadi pada magnitude 4,7 atau 4,6 dan spectrum memperlihatkan garis emisi hydrogen yang kuat dari nova.

Apakah cahaya yang dipancarkan oleh nova tersebut masih tetap terang? Apabila anda berada di lintang selatan, anda bisa melihat sendiri cahaya dari nova tersebut. Dengan kenaikan 13 jam, 54 menit dn 45 detik serta penurunan 59 09.1, nova terlihat berada di tengah-tengah lokasi yang sebelumnya adalah bintang magnitude 15. (www.skyandtelescope.com)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Mendagri: Fraksi Yang Tak Terima Silakan ke MK

  • Setengah Calon Haji Cilacap Beresiko Tinggi
  • Kabar Kematian Chester Bennington Buat Geger Dunia Maya
  • Liverpool Tolak Tawaran Barcelona untuk Countinho

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.