Apple Gandeng China Mobile untuk Jual iPhone

KBR68H - Perusahaan teknologi raksasa Amerika Apple menandatangani kesepakatan dengan operator terbesar di dunia, China Mobile untuk memasarkan produk iPhone.

Senin, 23 Des 2013 10:21 WIB

apple, china mobile, iphone

KBR68H - Perusahaan teknologi raksasa Amerika Apple menandatangani kesepakatan dengan operator terbesar di dunia, China Mobile untuk memasarkan produk iPhone. Perusahaan Cina tersebut memiliki lebih dari 760 juta pelanggan dan salah satu dari tiga jaringannya akan diberi lisensi 4G pertama di Cina.


Apple tengah berusaha meningkatkan penjualannya di Cina yang merupakan pasar telepon pintar terbesar di dunia dengan jumlah pengguna mencapai 1,2 miliar orang. Perusahaan teknologi tersebut mengharapkan Cina bisa menggantikan Amerika Utara yang menjadi pasar terbesar iPhone selama ini. 


Namun langkah itu tidak mudah karena harus bersaing dengan kompetitor lainnya. Bahkan penjualan iPhone merosot dalam beberapa waktu belakangan karena konsumen beralih menggunakan telepon pintar produksi perusahaan pesaing lainnya. (BBC/ CNN)


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

Penyidik Masih Tunggu Hasil Otopsi Jenazah La Gode

  • KPAI: Anggaran Dana Desa Harus Meningkatkan Kesehatan Anak
  • Natal dan Tahun Baru, Bandara Ngurah Rai Siapkan Posko Terpadu
  • Turki Bakal Buka Kedutaan Besar Di Yerusalem Timur

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi