2014, BlackBerry Luncurkan Ponsel Berlabel Jakarta

Produsen telepon seluler (ponsel) pintar asal Kanada, Blackberry berencana meluncurkan sebuah ponsel anyar pada kuartal awal 2014.

Senin, 23 Des 2013 19:53 WIB

2014, BlackBerry, Ponsel, Jakarta

KBR68H - Produsen telepon seluler (ponsel) pintar asal Kanada, Blackberry berencana meluncurkan sebuah ponsel anyar pada kuartal awal 2014.

Menurut CEO BlackBerry, John Chen, perusahaannya akan meluncurkan "Jakarta". Ponsel ini akan dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau sebab yang dituju adalah kalangan menengah ke bawah. Pemilihan nama “Jakarta” sengaja diamnbil sebab Indonesia menjadi target pasar utamanya.

Walau termasuk ponsel dengan harga yang cukup terjangkau, fitur yang ditawarkan tidak sembarangan. Sistem Operasi BlackBerry (BB) 10 terdapat di dalam BB "Jakarta" yang juga diperkuat dengan jaringan 3G.

"Fitur 3G dan Sistem BB10 akan disematkan dalam ponsel tersebut," ujar John. Dia juga menjelaskan waktu peluncuran, akan dilakukan sekitar bulan Maret atau April 2014 mendatang.

Selain itu, ponsel ini akan menjadi produk pertama yang dibangun bersama-sama dengan perusahaan telepon raksasa, Foxconn.

Sekilas mengingat, BlackBerry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2004. Dengan produk unggulannya, push e-mail yang cukup disambut baik dengan masyarakat. Ponsel ini juga memiliki layanan pesan singkat bernama BlackBerry Messenger (BBM) yang berjalan dengan memasukan nomor identitas unik atau PIN dari setiap ponsel. (crackberry.com)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Kemenkumham : 75 Rekomendasi UPR Tidak Diterima, Tapi Dicatat

  • DPR Pastikan Iklan Rokok Tidak Akan Dilarang di Media Penyiaran
  • Miryam Berharap Laporan Aris Budiman Terhadap Media Dibawa ke Pengadilan
  • Perayaan Tahun Baru Islam di Solo