Terbukti Meniru Fitur Apple, Samsung Harus Bayar Rp 3,2 miliar

KBR68H

Jumat, 22 Nov 2013 13:08 WIB

samsung, apple, meniru, bayar hak paten

KBR68H – Hakim di Silicon Valley, Amerika Serikat memutuskan Samsung harus membayar $290 juta atau sekitar Rp3,2 miliar kepada Apple karena meniru fitur iPhone dan iPad. Keputusan itu diambil setelah hakim mengetahui bahwa Samsung masih mempunyai utang $1,05 miliar atau sekitar Rp11 triliun kepada Apple dalam kasus pelanggaran hak cipta.

Namun, Hakim distrik Amerika Lucy Koh meminta pengadilan ulang karena juri dianggap telah salah dalam melakukan perhitungan tentang nominal yang harus dibayar. Samsung sudah berencana mengajukan banding atas keputusan hakim itu.

“Bagi Apple, kasus ini lebih dari sekadar masalah hak paten dan uang. Ini tentang inovasi dan juga kerja keras dalam menciptakan produk yang dicintai masyarakat,”kata manajemen Apple dalam keterangan tertulis.

Meski sulit untuk menetapkan daftar harga atas nilai-nilai tersebut, Apple berterima kasih kepada juri karena telah memperlihatkan kepada Samsung bahwa meniru ada harga yang harus dibayar. Keputusan juri menyebutkan, 13 dari 26 produk Samsung terbukti meniru teknologi yang dibuat Apple. Sebagian besar produk tersebut adalah tablet dan smartphone. (BBC)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.