Misi Baru NASA ke Planet Mars, Meneliti Misteri Atmosfer

KBR68H, Washington - Badan antariksa Amerika

Selasa, 19 Nov 2013 09:07 WIB

nasa, misi baru, planet mars, atmosfer

KBR68H, Washington - Badan antariksa Amerika– NASA telah meluncurkan sebuah misi eksplorasi baru ke Mars, dengan tujuan meneliti lanjut tentang misteri atmosfer dan iklim planet Mars.

NASA hari Senin mengirim pesawat antariksa Maven ke ruang angkasa dengan roket tak berawak, Atlas V. Roket itu diluncurkan dari pangkalan pemerintahdi Cape Canaveral, pantai tenggara Amerika.

Jika semua berjalan lancar, Maven yang mengangkut delapan instrumen sains, akan mencapai Mars dalam waktu 10 bulan, September mendatang, dan kemudian mengorbit planet itu.

NASA telah meluncurkan 20 misi ke Mars, ke-14 misinya meraih sukses. Dalam misi baru, pemimpin ilmuwan Mars di NASA, Michael Meyer, mengatakan para pakar berharap mendapat jawaban apa yang terjadi dalam atmosfer Mars, mungkin miliaran tahun lalu, yang mengubah planet itudari hangat dan basah menjadi planet yang dingin dan kering seperti saat ini.

NASA mengatakan Maven merupakan pesawat antariksa pertama yang dirancang untuk mengeksplorasi lapisan atas atmosfer Mars.NASA sebelumnya telah mengirim serangkaian misi penjelajah untuk mengeksplorasi permukaan Mars, termasuk yang terakhir, Curiosity, yang mendarat di planet Mars tahun lalu.

India meluncurkan pesawat antariksanya awal bulan ini yang dirancang untuk mencari jejak gas metan di planet Mars, yang bisa membuktikan adanya beberapa bentuk kehidupan purba di planet itu.Pesawat antariksa India kemungkinan tiba di Marsdua hari setelah satelit Amerika ITU.

Misi Maven menelan biaya $ 671 juta.Nama satelit itu merupakan singkatan dari Mars Atmosphere and Volatile EvolutioN. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sedang melaksanakan Program Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai (PRKC). Program ini sudah dimulai sejak Desember 2016 hingga saat ini.