Konsumsi Kimchi Bisa Bikin Sehat

KBR68H- Kimchi adalah makanan khas Korea yang sangat terkenal paling menyehatkan dan diakui oleh dunia. Makanan tradisional hasil fermentasi ini terbuat dari campuran sayuran dengan berbagai bumbu.

Kamis, 07 Nov 2013 16:48 WIB

Kimchi, korea selatan

KBR68H- Kimchi adalah makanan khas Korea yang sangat terkenal paling menyehatkan dan diakui oleh dunia. Makanan tradisional hasil fermentasi ini terbuat dari campuran sayuran dengan berbagai bumbu.
 
Rasa pedas serta asam menjadikan Kimchi sangat digemari masyarakat Korea. Warna putih dan orange sangat mendominasi masakan yang kaya akan rasa ini.
 
Pembuatan kimchi sangat membutuhkan kesabaran, bahan-bahan sayuran serta bumbu dimasukkan kedalam sebuah toples atau kendi tanah liat tradisional khas Korea, kemudian dipendam selama beberapa bulan untuk mendapatkan rasa asam dan pedas yang menyerap kedalam sayuran yang ada.
 
Terdiri dari Kubis, lobak, daun bawang, dan mentimun, kimchi merupakan bahan utama untuk dijadikan beragam masakan.
 
Terlihat mirip seperti acar namun biasa dijadikan tidak hanya sebagai hidangan pendamping. Kimchi bisa menjadi bahan olahan masakan daging dan berkuah.
 
Saat ini kimchi sudah menjadi hidangan nasional Korea, dan menjadi bagian penting untuk pelestarian budaya bangsa.
 
Manfaat Kimchi untuk kesehatan tubuh adalah kimchi yang kaya akan serat, rendah lemak, serta memiliki kandungan vitamin A, B, dan C.
 
Namun manfaat terbesarnya ada dalam bakteri sehat yang disebut Lactobacilus yang biasa ditemukan dalam makanan hasil fermentasi, seperti kimchi dan yoghurt. Bakteri baik ini membantu pencernaan, dan ditemukan penelitian bahwa kubis hasil fermentasi memiliki senyawa yang dapat mencegah pertumbuhan kanker. Hal inilah yang membuat kimchi dijuluki makanan tersehat di dunia.
 
Anda berminat menikmati Kimchi ?
 
Sumber: www.health.com


Editor: Suryawijayanti

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Mendes Akui Sudah Tahu Soal WTP Sebelum Diumumkan

  • Polisi Dalami Keterlibatan Oknum Anggotanya yang Diduga Terima Suap dari Uber
  • Fraksi PDIP Ganti Posisi Masinton di Pansus KPK
  • Susi bagikan 690 paket alat tangkap ikan ramah lingkungan