Keuntungan Sina Weibo Melonjak 125 Persen

KBR68H

Rabu, 13 Nov 2013 16:27 WIB

sina weibo, keuntungan, melonjak, twitter

KBR68H – Sina Weibo, jaringan sosial media seperti Twitter di Cina berhasil meraih keuntungan besar dari iklan. Hingga triwulan ketiga tahun ini, keuntungan yang didapat dari iklan naik 125 persen menjadi $43,7 juta.
 
Angka itu juga naik 46 persen dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya $30 juta. Peningkatan bukan hanya dari sektor komersil, pemasukan dari non iklan juga naik 121 persen menjadi $9,7 juta. Pemasukan itu berasal dari permainan online dan biaya keanggotaan premium.

Secara keseluruhan, Sina Weibo mencatat keuntungan 5,4 juta dan pemasukan 84,6 juta di triwulan ketiga. Dari jumlah tersebut, 51,6 juta berasal dari iklan dengan total 26 persen.

Performa Weibo yang semakin mencorong dikarenakan dua factor yaitu perusahaan iklan raksasa Alibaba yang memegang 18 persen saham di Sina sehingga membuat banyak perusahaan memasang iklan di Weibo dan juga suksesnya penawaran saham perdana Twitter yang meningkatkan kepercayaan investor dan juga pengiklan. (TechinAsia)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.