Google Diperintahkan Hapus Gambar Adegan Seks Bekas Bos F1 dengan Lima PSK

KBR68H

Kamis, 07 Nov 2013 15:19 WIB

max mosley, adegan seks, google

KBR68H – Pengadilan Prancis memerintahkan Google, mesin pencari terbesar di dunia, untuk menghapus tautan yang menampilkan gambar bekas bos Formula 1 Max Mosley bersama sejumlah Pekerja Seks Komersial. Pada gambar tersebut juga diperlihatkan para PSK menggunakan seragam yang mirip dengan seragam Nazy.

Mosley sudah memenangkan gugatan atas tabloid terbitan Inggris News of the World yang pertama kali mempublikasikan artikel tentang dirinya yang melakukan hubungan seks dengan lima Pekerja Seks Komersial pada 2008. Mosley menilai News of the World telah melanggar privasinya.

Secara diam-diam, News of the World yang sudah ditutup oleh pemiliknya, Rupert Murdoch merekam adegan seks Mosley dengan lima PSK. Rekaman tersebut kemudian dibuat menjadi artikel di halaman pertama. Mosley mendapatka uang $90.000 dari gugatannya itu.

Pengadilan Inggris memenangkan gugatan Mosley dengan pertimbangan privasinya telah dilanggar. Di Prancis, Mosley juga berhasil memenangkan gugatan pada 2011. Ketika itu, pengadilan memerintahkan koran milik News Corp membayar $48.000 atas kerugian yang ditimbulkan dari pemberitaan itu.
 
Pada 2011, Mosley juga menggugat Google karena memuat tautan yang menampilkan artikel tersebut. Ketika itu, Mosley mengungkapkan, Google sudah bersedia untuk menghapus tautan dan gambar tentang dirinya dengan lima PSK tersebut. Namun, Google kemudian menolak melakukan permintaannya itu dengan alasan prinsip. (BBC)
 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

PPATK Telusuri Rekening First Travel

  • Buruh PT Nyonya Meneer Ajukan Tagihan Rp98 Miliar
  • Pesawat Pengangkut Haji Arab Saudi Belum Boleh Mendarat di Qatar

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta