Dalam 24 Jam, Sony Jual 1 Juta Unit Playstation 4

KBR68H

Senin, 18 Nov 2013 09:21 WIB

playstation 4, sony, xbox one

KBR68H – Sony Corp mengklaim telah berhasil menjual 1 juta unit konsol Playstation 4 pada24 jam pertama sejak diluncurkan. Saat ini, PS4 baru dijual di Amerika Serikat dan Kanada. Kepala Sony Computer Entertainment  Andrew House mengatakan, penjualan PS4 di Amerika Utara masih tetap kuat.

Sony Corp menargetkan bisa menjual 5 juta unit PS4 hingga 31 Maret tahun depan. PS4 merupakan konsol video game terbaru produksi Sony Computer Entertainment. Produk ini pertama kali diumumkan pada 20 Februari lalu dan diluncurkan pada 15 November 2013.

Di Australia dan Eopa, Playstation 4 baru akan dijual pada 29 November nanti.Peluncuran Playstation 4 ini hampir bersamaan dengan peluncuran video game konsol Xbox One yang diproduksi Microsoft dan Wii U produksi Nintendo.

Sony PlayStation 4 dipasarkan dengan harga mulai dari 399 dolar AS atau sekitar 4 jutaan rupiah. Harga itu lebih murah dari konsol game anyar Xbox One milik Microsoft yang rencananya juga dirilis November ini dengan banderol 499 dolar AS. (BBC/AP)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

Penyidik Masih Tunggu Hasil Otopsi Jenazah La Gode

  • KPAI: Anggaran Dana Desa Harus Meningkatkan Kesehatan Anak
  • Natal dan Tahun Baru, Bandara Ngurah Rai Siapkan Posko Terpadu
  • Turki Bakal Buka Kedutaan Besar Di Yerusalem Timur

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi