Asyik, Situs Zomato Sudah Ada dalam Versi Bahasa Indonesia

Situs daftar restoran asal India bernama Zomato menerjemahkan situs ini ke dalam tiga bahasa asing lain. Peluncuran bahasa untuk restoran Jakarta (dalam Bahasa Indonesia), Istambul (Turki), dan Sao Paolo (Portugis). Ini dilakukan demi memperluas pasar. Se

Kamis, 07 Nov 2013 18:27 WIB

Situs Zomato, Bahasa Indonesia

AUDIO

KBR68H - Situs daftar restoran asal India bernama Zomato menerjemahkan situs ini ke dalam tiga bahasa asing lain. Peluncuran bahasa untuk restoran Jakarta (dalam Bahasa Indonesia), Istambul (Turki), dan Sao Paolo (Portugis). Ini dilakukan demi memperluas pasar. Sebelumnya situs ini hanya menggunakan Bahasa Inggris.
 
Situs Zomato dan aplikasi mobile-nya kini sudah bervariasi. Head of International Operations Zomato, Albinder Dhindsa mengatakan, sebanyak 12.300 restoran di wilayah Jakarta dengan 11.900 menu sudah di upload bersama dengan foto dan lokasi. Sekarang pengguna sudah bisa menambah ulasan untuk semua tempat baru.
 
”Kami harus menyiapkan dari awal,” jelas Albinder soal tantangan peluncuran bahasa baru ini.  Ia juga menambahkan, untuk menjalankan program ini ia melinatkan tim lokal di masing-masing negara.?
 
Sebelumnya, tim Zomato yang berasal dari India sudah mampu memimpin ekspansi ke negara-negara lain seperti Inggris dan Australia.
 
Zomato berencana menambah daftar untuk wilayah Bandung pada akhir bulan Desember nanti. Ini akan menambah daftar restoran di Indonesia dalam situs Zomato menjadi sekitar 18.000. Sementara itu, tim Indonesia yang dilibatkan dalam proyek ini terdiri dari 21 orang.
 
Pascapeluncuran tiga bahasa baru di situs Zomato, ke depan Malaysia dan Vietnam menjadi sasaran berikutnya. (techinasia)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Pecah Antrian, PT ASDP Merak Pisahkan Kendaraan Pemudik Dengan Kendaraan Niaga

  • Desa Sambirejo Timur Tolak Jenazah Pelaku Teror di Mapolda Sumatera Utara
  • Pengamat: Eks ISIS Harus Direhabilitasi Sebelum Kembali ke Masyarakat
  • Lima Hari Bertugas, Dokter Anestesi Ditemukan Meninggal Dunia

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?