Anonymous Australia Siap Perang dengan Hacker Indonesia

Anonymous Australia memperingatkan hacker Indonesia untuk menghentikan aksinya menyerang situs-situs pemerintah negara kangguru itu. Jika peringatan ini dibaikan, mereka siap perang cyber dengan Indonesia.

Selasa, 12 Nov 2013 12:31 WIB

Anonymous Australia, Hacker Indonesia, cyber

KBR68H - Anonymous Australia memperingatkan hacker Indonesia untuk menghentikan aksinya menyerang situs-situs pemerintah negara kangguru itu. Jika peringatan ini dibaikan, mereka siap perang cyber dengan Indonesia. 


Peringatan ini muncul setelah hacker Indonesia sukses mengacak-acak beberapa situs mata-mata Australia, seperti ASIS.gov.au serta ASIO. Namun karena sulit menembus keamanan situs resmi pemerintah Australia lainnya, para hacker melakukan  penyerangan secara acak. 


Kini beredar kabar bahwa situs penting  seperti situs Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM), dan situs Bareskrim Polri, sedang dalam kondisi ‘down’, kemungkinan ini diakibatkan balasan dari Anonymous Australia ke Indonesia. Namun hingga saat ini belum ada bukti mengenai kebenaran hal itu.

 

Sebuah akun Twitter @AnonNewsIndo menyatakan situs Bareskrim Polri sudah ‘down’ sejak Juli lalu. Akun ini juga meminta semua pihak tidak terprovokasi dengan beredarnya kabar mengenai balas dendam Anonymous Australia. (techinasia) 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Pemilihan umum 2019 memang masih satu tahun lagi. Namun hingar bingar mengenai pesta akbar demokrasi m ilik rakyat Indonesia ini sudah mulai terasa saat ini.