media sosial, dibatasi, facebook, anak-anak

KBR68H, Washington - American Academy of  Pediatrics atau Akademi Ilmu Kesehatan Anak baru saja mengeluarkan kebijakan baru  bagi semua anak muda, termasuk  mereka  yang menggunakan  smartphone, komputer, dan  peralatan lain yang terhubung dengan internet.

Kebijakan ini terkait dengan kekerasan, gangguan  melalui internet, kesulitan di sekolah,  masalah kegemukan,  kurang tidur dan sejumlah  persoalan lain. Mempergunakan alat elektronik bukan penyebab utama timbulnya persoalan itu, tetapi  banyak orang tua  tidak tahu tentang dampak  pemaparan pada media itu yang berakibat pada perilaku anak.

Kebijakan  itu  ditujukan  pada  semua anak muda, termasuk  mereka  yang menggunakan  smartphone. komputer, dan  peralatan lain yang terhubung dengan internet.

Kebijakan  tersebut melarang memasang televisi di dalam kamar anak-anak dan remaja, membatasi  waktu menggunakan televisi tidak lebih dari dua jam sehari.

Berdasarkan kebijakan baru,  waktu dua jam itu termasuk menggunakan internet untuk hiburan, yang mencakup Facebook, Twitter, TV, dan film; sedang  pekerjaan rumah melalui internet merupakan pengecualian.

Pernyataan kebijakan itu menyebutkan sebuah laporan tahun 2010 yang mendapati anak-anak Amerika usia 8 sampai 18 tahun  menghabiskan waktu rata-rata lebih dari tujuh  jam tiap hari menggunakan  media hiburan.

Banyak anak sekarang menonton televisi melalui internet, dan banyak yang mengirim  sms dari kamar tidur mereka setelah  lampu padam, termasuk gambar-gambar seksual yang jelas melalui  HP  atau  Internet. Namun, tidak banyak orang tua yang membuat peraturan  tentang penggunaan media, menurut  kebijakan itu.

Kebijakan tersebut mengatakan, tiga perempat anak-anak  usia 12 sampai 17 tahun memiliki HP, hampir semua  remaja mengirim pesan-pesan tertulis atau sms,  dan banyak anak mempunyai telepon yang memberi mereka  akses untuk menggunakan internet.

“Anak-anak muda  sekarang menghabiskan lebih  banyak waktu untuk menggunakan media  dibanding waktu mereka untuk belajar di sekolah, menggunakan media social merupakan kegiatan  utama bagi anak-anak dan  remaja belasan tahun selain tidur,”kata Doktor Victor Strasburger, penyusun utama kebijakan baru American Academy of  Pediatrics atau Akademi Ilmu Kesehatan Anak.

Mark Risinger berumur 16 tahun, dibolehkan  menggunakan  smartphone dan laptop di kamarnya. Ia  menggunakan internet  kira-kira empat jam sehari untuk mengerjakan pekerjaan rumah, menggunakan Facebook dan  YouTube  dan menonton film.
 “Orang menggunakan peralatan itu untuk banyak hal seperti music, Facebook dan juga hal-hal lain yang produktif, seperti menulis esai dan melakukan riset, dan sebagainya, jadi membatasi hanya dua jam akan sangat kurang,”ujarnya.

Ibu Mark Amy Risinger mengatakan ia  setuju dengan  membatasi waktu anak-anak menggunakan  social media.

“Anak saya yang besar, Mark boleh memiliki laptop dan smartphone di kamarnya. Tapi anak saya yang kecil hanya boleh menggunakan sampai pukul 10 malam. Kami membatasi waktunya yang digunakan untuk internet, karena bisa mengganggu pola tidur dan  tugas sekolahnya. Saya setuju  dua jam pasti cukup untuk menggunakan media sosial kalau tidak ada kaitannya dengan pekerjaan rumah untuk sekolah,”katanya.

Kebijakan baru itu  diterbitkan dalam majalah Pediatrics. Pembahasan tentang  waktu untuk menggunakan alat-alat media social ini pasti akan terus berlangsung  di rumah-rumah di mana terdapat anak-anak di Amerika dan diseluruh dunia selama bertahun-tahun  mendatang. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!