Ani Yudhoyono, Ibas, lengan, tato, Instagram

KBR68H- Ibu Negara Ani Yudhoyono seolah ingin menepis tudingan bahwa putra bungsunya,Edhie Baskoro Yudhoyono selalu menggunakan pakaian lengan panjang karena memiliki tato Rumor ini ramai diperbincangkan, ketika Ani yang kerap memamerkan foto keluarganya di akun berbagi foto Instagram. Tak terkecuali foto Edhie Baskoro Yudhoyono yang kerap dipanggil Ibas.

Dalam setiap kesempatan, Ibas selalu mengguna baju lengan panjang yang mengundang pergunjingan di kalangan pengguna media sosial. Banyak yang menyebut, suami dari Aliya Rajasa memiliki tato bergambar salib.

Untuk mementahkan tudingan itu, Ani Yudhoyono memposting 2 foto Ibas yang memperlihatkan lengannya. Pada foto pertama, Ibas berfoto bersama putranya, Airlangga Satriadhi Yudhoyono. Sementara foto kedua, Ibas berfoto bersama istri sambil menggendong putranya.  Ibas mengenakan kemeja berwarna hijau-biru dengan motif kotak-kotak. Baju yang dipakainya memang berlengan panjang, namun kali ini digulung sehingga memperlihatkan lengannya.

Foto yang diakui Ani bukan hasil jepretannya itu dilabeli foto istimewa.

"Yang istimewa yang motret. Mungkin foto ini tidak istimewa buat anda, tapi istimewa untuk keluar saya,"ujar Ibu Negara mengomentari komentar dari akun @riowacky27 yang menyatakan tidak ada keistimewaan di balik foto tersebut.

Komentar pun langsung bermunculan menanggapi foto-foto tersebut. Bahkan Ani Yudhoyono juga meladeni komentar-komentar tersebut.

"Biasanya orang kalau punya tatto, justeru dibuka biar orang lain melihatnya (dipamer2in). Untuk apa coba bikin tatto koq malah ditutupi? Aneh kan rumor yang dihembuskan selama ini?," kata Ani menjawab komentar akun @farrhand.


Sebelumnya, Ani Yudhoyono juga memberikan komentar dengan nada emosi terkait tanggapan foto di akun Instagaramnya. Saat Presiden berfoto bersama keluarga dengan menggunakan pakaian batik di  Pantai Klayar, Pacitan, dikomentari, Ani membalasnya dengan menggunakan kata-kata "bodoh".

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!