4G, 3G, Bolt, First Media, Internux

KBR68H - Sudah bukan rahasia lagi bahwa koneksi internet di Indonesia tidak begitu bagus. Jaringan yang paling bisa diterima dan dinikmati masyarakat adalah jaringan 3G, itupun terkadang masih lambat. Namun Anda tidak perlu khawatir, kini Anda bisa menikmati lancarnya koneksi internet dengan 4G yang menggunakan perangkat mobile khusus bernama Bolt.
 
Bolt berukuran kurang lebih hampir sama dengan ukuran powerbank yang sering dibawa oleh pengguna handphone di Indonesia. Dibuat oleh Internux, yaitu Internet Service Provide (ISP) atau jasa penyedia internet, perangkat ini bisa terhubung melalui kabel USB atau dijadikan wifi untuk delapan perangkat.
 
Daya tahan baterainya juga hingga 150 jam dalam situasi standby, namun jika menggunakan koneksi streaming 4G-nonstop, baterai hanya akan bertahan selama enam jam.
 
Keunggulan Bolt adalah perangkat ini sudah dilengkapi wifi kecepatan tinggi ke smartphone, tablet, ataupun laptop Anda.
 
Internux sudah berinvestasi sebesar USD 550 juta atau sekitar Rp 6,3 triliun untuk membuat layanan 4G ini.
 
Bolt diprediksi punya potensi besar di pasar Indonesia karena dua alasan berikut :
 
1. Layanan Tercepat
 
Bolt memiliki internet paling cepat di Indonesia. Perangkat ini mengklaim punya kecepatan hingga 72 Mbps. Dailysocial mengatakan bahwa Bolt bahkan bisa mencapai kecepatan 87 hingga 89 Mbps ketika melakukan demonstrasi.
 
Internux mengatakan bahwa pembeli harus menggunakan sambungan USB agar bisa menikmati kecepatan maksimal milik Bolt. Kecepatan koneksi biasanya memang terpotong bila menggunakan wifi, terutama jika digunakan oleh banyak orang dalam waktu bersamaan.
 
Sebagai perbandingan, Telkomsel, sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, hanya bisa memberikan 14,4 Mbps, itu pun paling tinggi. Karena kecepatan internet mobile rata-ratanya lebih rendah dari itu.

2. Penawaran Paling Murah
 
Router Bolt akan dijual dengan harga sekitar Rp 800 ribu, dengan paket internet 8GB untuk penggunaan di bulan pertama. Kemudian para pengguna Bolt bisa melakukan pengisian paket data 8GB tersebut dengan harga 25 ribu rupiah dan bisa digunakan selama 30 hari.

Penawaran ini terbilang murah jika dibandingkan dengan 3G yang banyak ditawarkan perusahaan telekomunikasi saat ini: 25 ribu rupiah, jika Anda menggunakan XL Axiata, Anda hanya akan mendapatkan kecepatan 7,2 Mbps untuk data sebesar 2,1GB. Sementara yang ditawarkan Indosat, hanya bisa memberikan 6GB dengan kecepatan 7,2 Mbps dengan harga yang sama. Dan Telkomsel Halo, hanya memberikan 1,5GB per bulan dengan kecepatan 14,4 Mbps, namun anda harus membayar lebih mahal, yaitu Rp 50 ribu.
 
Perangkat ini akan segera beredar di pasaran dalam beberapa minggu ke depan. Produk buatan Internux ini akan memberikan banyak penawaran baik untuk pascabayar maupun prabayar. Tim Bolt menargetkan 10 juta pelanggan di tahun pertamanya.
 
Namun Bolt masih bisa dikatakan belum sempurna, karena perangkat ini hanya bekerja di kawasan Jabodetabek dan pengguna masih berpeluang mendapatkan koneksi internet yang lambat jika infrastruktur masih belum bisa menampung lonjakan pengguna yang lebih banyak.
 
Internux kini memiliki 1500 stasiun pemancar di Jabodetabek, dan akan menambahnya hingga 3500 di tahun 2015 mendatang.

Bolt akan bergabung di sektor pada akhir tahun melalui First Media, salah satu mitra Internux. (techinasia.com)

Editor: Anto Sidharta

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!