"Di Saung Wira, para tamu yang hadir dapat menikmati keindahan taman bambu di areal. Cocok untuk berjalan kaki sambil menikmati bunyi daun bambu tertiup angin. Juga bisa melihat contoh Rusa Bambu, bermain alat musik Angklung dan permainan tradisional berbahan dasar bambu serta mencicipi hidangan dari tunas bambu atau rebung," kata Nandjuarnani, pemilik Saung Wira.

Tidak hanya itu, juga disediakan paket edukasi lingkungan untuk anak-anak. Paket yang bernama Petani Cilik ini mengajarkan anak untuk menanam pohon sampai mengolah sampah menjadi kompos.

"Kami juga menyediakan saung dengan daya tampung hingga 100 orang yang cocok untuk acara gathering kantor atau reunion. Bahkan Saung Wira juga memberikan jasa konsultasi agribisnis untuk para calon pensiunan agar bisa tetap berkarya saat pensiun, semangat itu kita tularkan,"ujar Nani.

Saung Wira bukan hanya sebuah tempat peristirahatan namun juga menjadi sarana edukasi dan pengembangan ekonomi ramah lingkungan bagi warga sekitar lokasi di Desanjar Waru, Ciawi , Bogor, Jawa Barat. Kami mengajak kaum perempuan untuk mengolah sampah dan produk lainnya untuk kemudian kami tamping dan jual. Dan ibu-ibu yang awalnya hanya mengisi waktu luang dengan nonton sinetron, kini tidak lagi, tambah Nani. Informasinya juga bsia dilihat di saungwira.wordpress.com.

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!