Dalam kerangka kerja investasi energi terbarukan yang baru saja disusun negara itu disebutkan, 80 persen listrik berasal dari energi terbarukan tanpa harus membebankan biaya yang mahal kepada masyarakat. Energi itu bisa didapat dari panel surya, tenaga angin, baterai dan biomassa. Sementara pembangkit listrik tenaga diesel tetap dipertahankan sebagai cadangan.

Maladewa, yang terletak di Samudera Hindia, juga berusaha menjadi negara netral karbon pada 2020 mendatang.

Sumber: treehugger

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!