dpr, bersihkan wakil rakyat, game

Banyak cara untuk menyampaikan dukungan terhadap Pilkada langsung. Salah satunya dilakukan oleh Muhammad Adam Fadila yang membuat game lucu berjudul  'Bersihkan Wakil Rakyat'. 


Adam mencari cara untuk ikut mendukung Pilkada langsung dengan kemampuan yang dimilikinya sebagai seorang multimedia. Akhirnya, muncullah ide untuk membuat game yang bisa dimainkan semua orang. 


Pemilik Madfal Studio itu menyebut, penggarapan game sudah dilakukan sejak anggota parlemen mengesahkan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (UU Pilkada) dengan sistem pemilihan melalui DPRD pada Jumat (26/9) lalu. Tak sampai seminggu, game itu sudah jadi. 


“Dibkin sejak ketuk palu dan dirilis sekitar dua atau tiga hari lalu. Yang susah itu mencari idenya dulu. Kalau ide dapat dan konsepnya jelas, pengerjaannya bisa cepat. Yang bikin bingung itu game ini maunya diapain,” kata Adam. 


Adam mengaku karyanya ini terinspirasi dari game online ‘Titok’. Dia mengerjakan semuanya sendirian. 


Game ini hanya dapat dimainkan di handphone yang menggunakan operasi sistem Android. Tugas pemain adalah dengan mencomot wakil rakyat yang menjadi 'tikus' dan membuangnya di sel tahanan KPK. Usahakan taruh sesuai warnanya agar kekayaan negara yang diambil si 'tikus' dapat dikembalikan.


Game ini juga dilengkapi beberapa fitur, di antaranya; tautan petisi untuk #DukungPilkadaLangsung, share di Facebook dan Twitter. Game bisa dunduh gratis di Google Play. 


Adam mengklaim, gamenya sudah diunduh 100 kali. Dia berharap permainan ini bisa masuk 10 besar di Android. 


Adam mendirikan Madfal Studio sebagai bagian dari tugas akhir mata kuliah multimedia di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta pada 2010. Tak mau hasilnya itu sia-sia, Adam terus membesarkan studionya itu. 


Adam sengaja memasukkan kata ‘MAD’ yang artinya gila dengan harapan studionya bisa memberikan ide-ide gila dalam mempermudah penyampaian informasi. Madfal Studio hadir di dalam persaingan industri kreatif dengan konsep yang unik dan segar.


Sebelum game wakil rakyat ini, dia sudah membuat permainan lain seperti ‘DemiTuhanWars’ yang terinspirasi dari kasus Eyang Subur. Kemudian ada juga ‘Gaza Hero’ sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan warga Gaza menghadapi Israel. 



Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!