jadwal nyanyian raya iwan fals, nyanyian raya diundur

KBR, Jakarta – Konser Iwan Fals berjudul “Nyanyian Raya” akhirnya digeser ke tahun depan setelah semula direncanakan dihelat pada November tahun ini. 


Dalam siaran pers yang diterima PortalKBR, konser ini akhirnya digeser dengan alasan ‘demi kesuksesan acara’. 


Dalam beberapa kesempatan di Twitter, Iwan Fals beberapa kali menyebutkan rencana soal konser “Nyanyian Raya” – salah satunya adalah menghadirkan 4 juta penonton untuk bersama-sama memecahkan rekor dan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” versi tiga stanza. 


Konser yang bekerja sama dengan NET TV dan Green Radio ini dirancang sebagai konser yang menggebrak dan menghibur banyak orang. “Karena itu, ini akan dijadikan acara spesial di tahun 2015 dengan tajuk “NET Nyanyian Raya”,” kata Wishnutama, CEO NET. Televisi Masa Kini dalam siaran persnya. 


Sementara itu sang legenda Iwan Fals mengaku ingin mengulang kesuksesan rangkaian konser “Suara untuk Negeri” yang berlangsung pada tahun ini. 


“Merupakan sebuah kesuksesan dan kebanggan tersendiri bagi saya untuk dapat menyuguhkan program yang inspiratif bagi masyarakat Indonesia,” kata Iwan Fals dalam siaran pers. 


Konsep konser “Nyanyian Raya” masih sama seperti semula yaitu menjalin silaturahmi, menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama, mengangkat nilai-nilai tradisi sekaligus menjaga keseimbangan alam dengan menjadi cerdas lingkunga, melalui kegiatan penanaman dan peduli sampah. 


Khusus soal sampah, sehari setelah acara Syukuran Rakyat di Monas, Iwan Fals mencuit,”Diprediksi sampah pesta kemarin 100 ton, gimana Nyanyian Raya ya waduuh”.


Soal tanggal pasti perhelatan akbar konser “Nyanyian Raya” berikut musisi pendukungnya akan dikabarkan lewat jumpa pers selanjutnya di Desember 2014. 


Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!