Yahoo Tutup Kantor di Kairo Akhir Tahun Ini

KBR68H- Yahoo telah memutuskan menutup kantornya di Kairo, Mesir dan merumahkan semua karyawan lokal. Yahoo dalam keterangan resminya pada Rabu (23/10) mengatakan bahwa penutupan kantor di Kairo itu merupakan bagian dalam upaya global untuk merampingkan

Kamis, 24 Okt 2013 14:45 WIB

yahoo, kairo

KBR68H- Yahoo telah memutuskan menutup kantornya di Kairo, Mesir dan  merumahkan semua karyawan lokal. Yahoo dalam keterangan resminya pada Rabu (23/10) mengatakan bahwa penutupan kantor di Kairo itu merupakan bagian dalam upaya global untuk merampingkan operasi mereka di dunia.

Yahoo tetap menganggap Timur Tengah dan Afrika merupakan pasar yang penting, dan untuk itu akan terus melayani pengguna dan pengiklan, termasuk di Mesir, dari kantornya di Amman dan Dubai.

Perusahaan tidak mengungkapkan jumlah karyawan yang akan kehilangan pekerjaan mereka di Kairo . "Semua karyawan akan diperlakukan dengan hormat dan adil dalam transisi ini, dan kami menawarkan paket pesangon kepada seluruh karyawan yang melampaui persyaratan hukum setempat,"kata juru bicara Yahoo Sara Gorman melalui email .
 
Yahoo Inc, yang berbasis di Sunnyvale, California, masih berjuang untuk menghidupkan kembali pertumbuhan pendapatan. (Al Arabiya)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

Yusril Fokus Gugat Presidential Threshold ke MK

  • Presiden Minta OJK Berkontribusi Pada Kelancaran Pembangunan
  • Kadis Perpustakaan: Minat dan Budaya Baca di Aceh Rendah
  • Maitimo: Persija Cuma Menang Beruntung

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.