Internet, teknologi, telekomunikasi

KBR68H - Akses internet di Indonesia terus mengalami perbaikan, dimana rata-rata koneksi internet mencapai 1,4 Megabit per detik (Mbps). Namun kecepatan itu belum bisa dibandingkan dengan negara-negara lain. Kecepatan rata-rata internet Indonesia masih jauh dari rata-rata kecepatan internet global saat ini yaitu 18.4 Mbps.

Akamai Technologies, perusahaan platform komputasi awan berbasis di Cambridge Amerika serikat menempatkan Indonesia di posisi 109 dari berbagai negara lain di kawasan Asia Pasifik.

Lalu negara mana yang menjadi jawara dengan koneksi internet tercepat di dunia?

Bloomberg.com mendapat bocoran riset terbaru dari Akamai Technologies mengenai negara-negara dengan tingkat koneksi internet broadband tercepat di dunia. Mengejutkan, Amerika Serikat yang selama ini dianggap sebagai kiblatnya teknologi internet justru tidak masuk dalam 10 besar. Salah satu alasannya adalah karena luasnya wilayah yang menyulitkan suatu negara dipasang teknologi serat optik kecepatan tinggi.


Hong Kong menjadi jawara negara dengan kecepatan internet tertinggi di dunia, yaitu mencapai kecepatan 63 Mbps. Artinya, kecepatan internet di Hong Kong mencapai 50 kali lipat dibanding di Indonesia. 


Berikut 20 negara dengan koneksi internet tercepat di dunia, dari urutan 20.

20. Taiwan.

Taiwan saat ini menjadi salah satu negara di Asia yang berkembang pesat di bidang teknologi telekomunikasi. Taiwan merupakan markas perusahaan telepon selular HTC dan Foxconn Technology Group yang membuat produk Apple seperti iPhone dan iPad. Rata-rata kecepatan internet di Taiwan meningkat 7 persen dibanding 3 bulan sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet: 31.3 Mbps. (Bandingkan dengan rata-rata kecepatan internet global 18.4 Mbps)

20. Spanyol

Spanyol berbagi posisi di peringkat 20 bersama Taiwan. Koneksi internet rata-rata meningkat sekitar 14 persen dibanding pada kuarter sebelumnya. Meskipun saat ini Spanyol tengah dibelit krisis ketenaga keraan, namun perkembangan industri teknologi tinggi tetap terjadi. Spanyol memiliki kawasan Malaga, sebuah daerah terpencil yang menjadi pusat industri teknologi dengan 600-an perusahaan. Rata-rata kecepatan internet: 31.3 Mbps

19. Polandia

Salah satu negara di kawasan timur Eropa ini mengalami kenaikan kecepatan internet sebesar 17 persen dari tiga bulan sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet: 32.2 Mbps.

18. Kanada

Negara asal peranti genggam Blackberry ini memiliki peningkatan kecepatan internet sekitar 13 persen dibanding kuarter sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet: 34.2 Mbps

17. Portugal

Portugal masuk dalam daftar 50 negara paling inovatif di dunia. Kecepatan akses internetnya hanya mengalami peningkatan sedikit, sekitar 7 persen dari kuartal sebelumnya. Meski begitu kecepatan internetnya masih masuk 20 besar. Rata-rata kecepatan internet: 34.5 Mbps

16. Swedia

Swedia mengalami peningkatan kecepatan internet yang luar biasa, sekitar 19 persen dari kuartal sebelumnya. Ini merupakan pertumbuhan terbesar di dunia dalam periode tiga bulanan. Rata-rata kecepatan internet: 34.9 Mbps

15. Republik Cek

Koneksi internet di negara Eropa timur ini tumbuh sekitar 11 persen lebih cepat dari kuartal sebelumnya. Jika dibanding tahun lalu, kecepatan internetnya tumbuh sekitar 45 persen. Rata-rata kecepatan internet: 35.5 Mbps

13. Israel

Koneksi internet di Israel tumbuh sekitar 10 persen dari kuartal sebelumnya. Industri teknologi tingkat tinggi negara ini mendapat suntikan semangat, setelah Waze diakuisisi Google. Waze merupakan peranti lunak berbasis peta yang dibuat di Israel. Rata-rata kecepatan internet: 35.9 Mbps (hampir dua kali lipat dari rata-rata kecepatan global).

13. Hungaria

Hungaria menempati posisi 13 bersama-sama Israel dengan kecepatan internet sebesr 35.9 Mbps. Ini lebih cepat 12 persen dibanding kuartal sebelumnya.

12. Inggris

Inggris memiliki proyek Tech City di kota London, untuk menjadi semacam Silicon Valley-nya Inggris. Memang saat ini Tech City belum sesukses Silicon Valley. Namun dari segi akses internet, Inggris hanya selisih tipis dari Amerika Serikat.


Rata-rata kecepatan internet: 36.3 Mbps atau hampir dua kali lipat dari kecepatan rata-rata internet global. Kecepatan internet Inggris saat ini lebih cepat 12 persen dibanding kuartal sebelumnya. Jika dibanding tahun lalu, pertumbuhan kecepatan internet Inggris cukup signifikan mencapai 53 persen.

11. Amerika Serikat

Enam bulan lalu, Amerika Serikat berada di urutan 14 daftar negara dengan akses internet tercepat. Pada kuartal pertama tahun 2013, Amerika naik tiga tingkat ke posisi 11---meski belum berhasil menembus 10 besar. Kecepatan internetnya tumbuh 11 persen dibanding kuartal empat 2012.

Rata-rata kecepatan internet: 36.6 Mbps. Kecepatan akses internet Amerika Serikat hampir dua kali lipat dari rata-rata kecepatan berinternet global sebesar 18.4 Mbps.

10. Belgia

Pada kuartal terakhir 2012, Belgia berada di peringkat 6 daftar negara dengan akses internet tercepat di dunia. Namun posisi di awal 2013 ini melorot empat tingkat, meski sudah meningkat kecepatan sebesar 14 persen dibanding kuartal sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet: 38 Mbps (lebih dari 2x kecepatan internet global).

9. Belanda

Pada kuartal lalu, Belanda tidak masuk dalam daftar 10 besar. Namun kali ini, Belanda masuk peringkat 9 negara dengan akses internet tercepat di dunia. Belanda menaikkan kecepatan internetnya hingga 15 persen. Rata-rata kecepatan internet: 38.2 Mbps.

8. Bulgaria

Bulgaria bertahan di posisi 10 besar, dengan meningkatkan kecepatan internetnya 14 persen dibanding kuartal sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet: 38.2 megabit per detik (Mbps)

7. Swiss

Swiss merupakan negara yang banyak mengandalkan industri keuangan. Tentu membutuhkan permintaan koneksi digital sangat cepat. Kecepatan internet awal tahun ini meningkat 12 persen dibanding kuartal keempat 2012 atau sekitar 41 persen meningkat dibanding tahun lalu. Rata-rata kecepatan internet: 40.3 Mbps.

6. Singapura

Akses internet Singapura tumbuh 9 persen lebih cepat dibanding kuartal sebelumnya, dan lebih cepat 43 persen dibanding tahun lalu. Rata-rata kecepatan internet: 41.1 Mbps.

5. Latvia

Negara-negara dengan ukuran wilayah kecil lebih mudah untuk dipasang akses internet kecepatan tinggi, seperti Singapura dan Latvia. Karena itu, Latvia yang luasnya setengah dari pulau Jawa secara konsisten masuk 10 besar negara dengan akses internet tercepat di dunia. Saat ini kecepatan internet di Latvia sebesar 44.2 Mpbs, atau lebih cepat 140 persen dibanding kecepatan global.

4. Korea Selatan

Negara asal perusahaan Samsung dan LG ini tidak begitu menggembirakan dalam pertumbuhan akses internet. Kecepatan hanya bertambah sekitar 2 persen dibanding kuartal sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet: 44.8 Mbps (40 kali lebih cepat dari Indonesia).

3. Rumania

Kuartal empat tahun lalu Rumania berada di urutan 5. Kuartal kali ini Rumania melesat ke peringkat tiga, dengan kecepatan bertambah 9 persen dibanding sebelumnya. Rata-rata kecepatan internet di Rumania sekitar 47.9 Mbps, atau 160 persen lebih cepat dari rata-rata akses internet global.

2. Jepang

Sebagian besar wilayah kepulauan Jepang telah dipasang fiber optik untuk mendukung akses internet kecepatan tinggi. Karena itu, Jepang menempati posisi dua negara dengan akses internet tercepat di dunia.
Rata-rata kecepatan internet di Jepang mencapai 50 Mbps, sangat cepat dibanding rata-rata global yang hanya 18.4 Mbps.

1. Hong Kong

Hong Kong belum terkalahkan dalam menyediakan akses internet berkecepatan tinggi. Dengan penambahan kecepatan 9 persen dari kuartal sebelumnya, akses internet di Hong Kong awal tahun ini lebih cepat 29 persen dibanding tahun lalu. Rata-rata kecepatan internet di Hong Kong sulit dikejar negara lain. Kecepatannya mencapai 63.6 Mbps atau hampir tiga kali lipat dari rata-rata kecepatan internet global. (Bloomberg)

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!