Mesin Ini Bisa Menyajikan Kentang Goreng dalam 90 Detik

KBR68H - Makanan cepat saji yang biasa kita konsumsi mungkin saja sedikit kalah cepat dengan mesin penjual kentang goreng otomatis ini. Vending mechine ini dapat melayani pemesanan kentang goreng panas hanya dalam 90 detik.

Selasa, 01 Okt 2013 11:23 WIB

mesin, pembuat kentang goreng, 90 detik

KBR68H - Makanan cepat saji yang biasa kita konsumsi mungkin saja sedikit kalah cepat dengan mesin penjual kentang goreng otomatis ini. Vending mechine ini dapat melayani pemesanan kentang goreng panas hanya dalam 90 detik.

Mesin yang dioperasikan di Belgia ini bukan yang pertama dari jenisnya. Namun, mesin penjual otomatis ini menjadi satu-satunya yang menggunakan daging sapi lemak untuk memasak kentang gorengnya.

Setiap porsi kentang goreng berisi 135g dikenakan biaya sebesar 2.50 euro atau sekitar Rp35 ribu. Selain itu, pembeli juga bisa memilih menambahkan saus tomat ataupun mayones.

Breaktime Solutions, perusahaan di balik proyek itu, mengatakan mesin telah diperiksa secara menyeluruh sebelum dipasang dekat supermarket di Brussels.

"Perangkat ini telah diuji di India dan di Rumania," kata perusahaan distributor, Tuline Bey.

Selain itu, jika semuanya berjalan seperti yang direncanakan, Breaktime Solutions telah berjanji untuk membuat makanan lain yang tersedia.

"Pada tahap selanjutnya, kami berencana untuk menawarkan mesin dengan dua penggorengan dalam yang akan memungkinkan kita untuk memasak kroket, seperti nugget," tambah Ms Bey.

Saat ini masih belum terlihat seberapa sukses mesin tersebut, jika sukses rencananya mesin tersebut akan diluncurkan juga di negara-negara Eropa lainnya. (Metro)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

KPK Keberatan Laporan BPK Dijadikan Barang Bukti Praperadilan

  • Kuasa Hukum Setya Novanto Bantah Ajukan Bukti Hukum Ilegal
  • Pemerintah Kaji Opsi Pemindahan Lokasi Rapat IMF-World Bank
  • Bawa Keranda Mayat, Petani Cilacap Tolak Pengurukan Lahan