Jurnalis Arab Saudi yang Menghina Nabi Muhammad di Twitter Dibebaskan

KBR68H

Rabu, 30 Okt 2013 10:30 WIB

jurnalis arab saudi, twitter, hina nabi muhammad

KBR68H – Setelah sempat ditahan selama lebih dari setahun, jurnalis Arab Saudi Hamza Kashgari akhirnya dibebaskan. Ia ditahan oleh otoritas Arab Saudi setelah menghina Nabi Muhammad melalui akun Twitternya. Pembebasan Hamza diungkapkan oleh teman dekatnya dan juga aktivis. Namun, Kementerian Hukum Arab Saudi belum mau memberikan komentar tentang pembebasan Hamza.

Pada Februari 2012, Hamza kabur ke Malaysia setelah kicauannya di Twitter membuat marah Muslim konservatif di Arab Saudi. Dia juga sempat menerima ancama mati. Namun, Hamza hanya beberapa hari tinggal di Malaysia sebelum diekstradisi ke Arab Saudi.

Pihak Arab Saudi langsung menahan Hamza dengan tuduhan penistaan agama. Pada hari ulang tahun Nabi Muhammad tahun lalu, Hamza menulis kicuan ini di akun Twitternya:

“Saya cinta semuanya tentangMu dan saya juga benci kamu. Ada yang banyak saya tidak paham tentangMu. Saya tidak akan berdoa untukMu”.

Kolumnis Koran al-Bilad itu langsung menyampaikan permintaan maaf setelah menghapus kicauannya itu di Twitter.
“Saya telah berbuat kesalahan dan saya harap Allah dan semua yang telah tersinggung dengan kicauan saya itu bersedia untuk member maaf,”kata Hamza.

Informasi tentang pembebasan Hamza pertama kali muncul di social media dan kemudian dikonfirmasi oleh sahabatnya, Waleed Abu al-Khair.

“Pihak berwenang telah membebaskan Hamza pukul 06.30 (3.30 GMT),”kara al-Khair. (BBC)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Periksa Saksi Meringankan Setnov Pekan Depan

  • Polda Metro Rilis 2 Sketsa Terduga Penyerang Novel
  • Polda Papua Akui Ada Perintah Tembak di Tempat di Tembagapura
  • Pemprov Akan Pelajari Investigasi Ombudsman

Program diharapkan dapat mendukung ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan di daerah masing-masing