tv, komputer, kamar anak, penelitian

KBR68H - Televisi dan komputer seharusnya tidak berada di dalam kamar tidur anak. Karena, barang elektronik tersebut dapat mengganggu tidur, menimbulkan masalah pada memori dan nilai yang rendah di sekolah.

Menurut para ilmuwan, tidur adalah sesuatu yang penting bagi anak-anak sebelum remaja, yang ingin mencapai pubertas. Seorang peneliti dari Finlandia menanyai sebanyak 353 anak dari umur 10-11 tentang kebiasaan menonton televisi dan komputer, kebiasaan tidur mereka, dan kemudian menanyakan hal yang sama kepada mereka 18 bulan kemudian.

Semakin banyak anak bermain komputer atau menonton televisi, semakin telat mereka untuk tidur. Mereka juga kurang tidur saat hari sekolah. Mempunyai televisi atau komputer di kamar tidur mengganggu seorang anak laki-laki, seperti yang dilaporkan di dalam jurnal dari BMC Public Health.

Peneliti Teija Nuutinen dari University of Helsinki mengatakan, perangkat elektronik seharusnya tidak berada dalam kamar tidur anak, dan dia menambahkan,” Anak-anak butuh tidur yang ekstra untuk mencapai pubertas mereka, tetapi studi kami menemukan jika penggunaan televisi dan komputer mempengaruhi tidur dari anak-anak.”

“Perilaku menggunakan media harus diperhatikan pada anak-anak yang lelah dan sulit berkonsentrasi, atau memiliki masalah perilaku akibat dari kurang tidur.”ujarnya. (Dailymail)

Editor: Doddy Rosadi

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!