hidrogen, bahan bakar, mobil

KBR68H – Sebuah perusahaan di Inggris, Acal Energy tengah mengembangkan material yang bisa membuat bahan bakar hidrogen lebih murah dan tahan lama dibandingkan teknologi saat ini. Perusahaan tersebut berencana untuk menjual bahan bakar hydrogen tersebut untuk kendaraan motor dengan jumlah besar dalam jangka waktu 10-20 tahun lagi.


“Saya yakin ini adalah salah satu terobosan dalam dunia teknologi. Kami sangat yakin dan percaya diri bahwa yang tengah kami lakukan akan membuka semua hambatan. Ini bisa membuat bahan bakar hydrogen diproduksi dalam jumlah besar ke pasar,”kata Brendan Bilton, Direktur Komersial Acal Energy.


Perusahaan itu juga sudah menjailin kerjasama dengan perusahaan otomotif asal Korea Selatan yaitu Hyundai untuk mengujicoba bahan bakar hydrogen. Berdasarkan keterangan dari Hyundai, produk terbaru mereka yaitu ix35 akan dilepas ke pasar dengan menggunakan bahan bakar hydrogen. 


Sementara itu, perusahaan otomotif raksasa dari Jepang, Toyota juga sudah menyiapkan merek terbarunya yang menggunakan bahan bakar hydrogen dalam Tokyo Motor Show bulan depan. Daimler dan Volkswagen juga sudah memasang target 2017 untuk memproduksi kendaraan dengan bahan bakar hydrogen.


Namun, tidak mudah untuk membujuk konsumen agar bersedia menggunakan mobil dengan bahan bakar hydrogen. Karena, hydrogen dianggap sebagai bahan bakar yang berbahaya. Kecelakaan pesawat Hindenburg pada 1930 yang meledak ketika membawa muatan hidrogen merupakan contoh dari bahayanya bahan bakar tersebut. (BBC)

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!