Google PHK 5.000-an Karyawan Motorola

KBR68H - Laporan pendapatan kuartal kedua Motorola Mobility, anak perusahaan Google jauh dari harapan.

Selasa, 01 Okt 2013 11:28 WIB

google, phk, 5.000 karyawan, motorola mobility

KBR68H - Laporan pendapatan kuartal kedua Motorola Mobility, anak perusahaan Google jauh dari harapan. Atas laporan pendapatan tersebut, Google  memberhentikan sekitar 5.000-an karyawan Motorola Mobility, perusahaan yang diakuisisinya pada awal tahun 2012.

Dalam laporan ini, terlihat bahwa karyawan Motorola Mobile berkurang hingga 5.383 orang.

"Dalam basis seluruh dunia, kami mempekerjakan 44.777 karyawan tetap (40.178 dalam Google dan 4.599 di Motorola Mobile) pada 30 Juni 2013, sedangkan pada 31 Maret 2013 (kuartal pertama), terdapat 53.891 karyawan tetap (38.739 di Google, 9.982 Motorola Mobile, dan 5.170 Motorola Home)," tulis Google.

Dalam laporan keuangan ini, Motorola memperoleh pendapatan yang lebih besar dari kuartal yang sama tahun lalu, yaitu 843 juta dollar AS.

Meskipun pendapatannya meningkat, Motorola ternyata tetap mencatat kerugian sebesar 342 juta dollar AS. Kerugian ini sedikit lebih buruk dari tahun lalu, dimana Motorola hanya mengalami kerugian 199 juta dollar AS.

Google belum melakukan banyak “gebrakan” sejak akuisisi dengan Motorola, tetapi perusahaan tersebut akan merilis "Moto X", ponsel pertama yang dikembangkan di bawah kepemilikan Google. (Myandroidchief.com)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Penembak Brimob di Timika Berjumlah 15 Orang

  • Ahli: PNPS Penodaan Agama Langgar HAM Warga Ahmadiyah
  • Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Dialog Antaragama
  • Tak Dapat Bantuan KIS, Puluhan Pemulung Geruduk Gedung DPRD Sumut