Facebook Luncurkan Program Internet Murah

KBR68H, Washington - Lima miliar orang di dunia masih bisa mengakses internet dan salah seorang pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg ingin mengubah hal itu.

Selasa, 01 Okt 2013 11:22 WIB

facebook, internet murah, asia, afrika

KBR68H, Washington - Lima miliar orang di dunia masih bisa mengakses internet dan salah seorang pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg ingin mengubah hal itu.  Ia telah meluncurkan kemitraan global yang disebut “Internet.org” untuk memotong secara drastis biaya akses internet lewat telefon seluler, khusus di negara-negara berkembang.

Inisiatif ini diumumkan hari Rabu melalui situs Newsroom – Facebook.

Kemitraan itu mencakup beberapa perusahaan teknologi raksasa lainnya seperti Samsung, Nokia, Qualcomm dan Ericsson.

Mitra-mitra ini berjanji untuk mengembangkan dan menggunakan teknologi telfon-telfon seluler berkualitas yang lebih murah dengan akses internet yang terjangkau. Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa itu juga berencana mendukung pembangunan model bisnis baru dan layanan yang akan membuat akses internet jadi lebih mudah dan lebih murah.

Inisiatif baru ini menggambarkan usaha perusahaan-perusahaan internet besar dan pabrik-pabrik telefon pintar untuk membuka pasar baru di negara-negara yang lebih miskin di Asia, Afrika dan Amerika Latin. 

Koalisi itu mengatakan tujuannya adalah memotong biaya layanan internet bergerak hingga menjadi 1% dari harga yang sekarang – dalam waktu 10 tahun. Tetapi mereka masih menghadapi kesulitan infrastruktur di daerah-daerah pinggiran. (VOA)

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.