Robin Hood Kekinian dari India

Robin Hood Army telah melayani lebih dari 1 juta tuna wisma.

Rabu, 07 Sep 2016 12:35 WIB

Robin Hood Army

KBR, Jakarta- Siapa yang tak kenal dengan Robin Hood.  Tokoh dalam cerita rakyat Inggris ini digambarkan sebagai sosok yang heroik.  Dia melawan pejabat korup.  Memimpin 140 orang yang disebut "Merry Men", mencuri harta dari si kaya dan membagikannya kepada yang miskin.  

Robin Hood juga ada di India.  

Sekelompok anak muda di India menamakan dirinya Robin Hood Army (RHA). Mereka punya niat membantu sesama dengan cara memberi makan para tuna wisma.  Meski punya niat yang sama untuk membantu masyarakat, bedanya Robin Hood India tidak mencuri.

Setiap malam sejak mulai dibentuk pada Agustus 2014 lalu, para sukarelawan atau yang disebut Robins itu mendatangi restoran-restoran, mengumpulkan makanan tidak terjual, mengemasnya kembali, dan berkeliling membagikannya ke ratusan tunawisma India dan Pakistan.

Menurut founder RHA, Neel Ghose pada Indian Express, ide membentuk RHA adalah mengajak masyarakat baik dari India dan Pakistan sama-sama menyadari dan bertindak sesuatu melawan musuh bersama : kelaparan.

Neel terinspirasi dari gerakan yang sama di Portugal bernama Refood International. Terlebih kata Neel,  masalah kelaparan menjadi permasalah mendunia saat ini, dimana satu per tiga makanan di dunia tidak termakan padahal 82 persen korban kelaparan berada di negara dengan kelebihan makanan. 

Seperti dilansir situsnya www.robinhoodarmy.com, RHA yang dibentuk oleh Neel Ghose dan Anand Sinha yang dimulai dengan 6 Robins di 1 kota itu, kini telah tersebar di 30 kota seluruh India dan Pakistan, dengan 6.715 Robins dan telah melayani lebih dari 1 juta tuna wisma. (Al jazeera, indian express, robinhoodarmy.com)

Editor: Malika 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.