Air Terjun Lapopu

KBR, Wanokaka - Mata saya makin terbuka lebar melihat berkat Tuhan luar biasa besar  untuk tanah Sumba, saat berkunjung ke Air Terjun Lapopu di Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Air terjun ini jatuh dari ketinggian sekitar 90 meter di atas permukaan sungai yang airnya jernih. Sungai ini mengalir ke arah Dikira Sumba Barat Daya dan alirannya berakhir ke daerah Kodi Sumba Barat Daya.

Air terjun Lapopu ini terlihat cantik, air dari ketinggian jatuh terus menerus di atas permukan tebing batu dengan kemiringan sekitar 90 derajat dan meloncat meluncur ke permukaan sungai.

Dari persis di depan air terjun jatuh di Sungai Lapopu, air yang jatuh terlihat putih berbuih dan meloncat berpindah dari batu ke batu dan akhirnya ke sungai, dari jarak 1 kilometer gemericik air yang jatuh sudah bisa didengar.

Jalan Menuju Lokasi


Untuk menuju ke lokasi ini cukup mudah. Perjalanan dengan mobil dari ibu kota Sumba Barat Waikabubak  ke lokasi Air Terjun Lapopu yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Tanadaru ini tidak sampai 30 menit. Kalau dengan sepeda motor waktu tempuhnya hampir sama dengan menggunakan mobil.

Saat hampir sampai ke lokasi air terjun Lapopu kendaraan akan menjumpai jalan menurun tajam berkelok kelok hingga ke lokasi air terjun. Untuk sampai ke lokasi air terjun Lapopu dari tempat pemberhentian kendaraan, cukup berjalan kaki sekira 300 meter. Jalan agak menurun tidak terjal sekitar 10 meter menuju bibir sungai dan saat berada di pinggir sungai mata ini lansung dapat melihat dari jauh indahnya terjunan air Terjun Lapopu.

Tidaklah sulit menuju persis di bawah air terjun Lapopu, karena sudah ada jalan kecil di pinggir sungai menelusuri tebing, serta jembatan bambu untuk menyeberang. Tinggal melangkah di atas batu sampailah di tempat yang sangat dekat dengan tempat jatuhnya air.

Saat berjalan menuju tempat jatunya air terjun, kita dapat bonus menikmati  bunyi air sungai beriak, kicauan berbagai burung yang ada ada di Taman Nasional, ditambah suara air terjun terjun yang memanggil dari kejauhan. Sementara itu  berbagai jenis  pohon tegak menjulang tinggi menatap langit terawat baik disekitar air terjun ini.

Sumber Tenaga Listrik


Air terjun Lapopu selain airnya dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat, juga akan dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik.

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dari Air terjun Lapopu ini menyusul Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)  Lokomboro yang sumber airnya dari air terjun Lokomboro di Desa Pada Ewela, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya. Daya yang dihasilkan dari PLTMH Lokomboro ini 1 x 800 KW.  Air buangan dari  mesin PLTM Lombokoro ini, masih berpotensi untuk digunakan kembali untuk membangun PLTM turunannya berkapasitas 2 x 200 KW.

Rencananya Pembangkit listrik yang sudah dibangun dengan kemampuan 2 x 800 Kilo Watt (KW) ini akan diresmikan akhir tahun 2014.

Nah, jika Anda berada di Sumba Barat, jangan lupa untuk mampir menikmati indahnya air terjun ini.

Editor: Anto Sidharta

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!