Jembatan kaca di Cina setinggi 1.400 meter. (Foto: CNN)

Jembatan kaca di Cina setinggi 1.400 meter. (Foto: CNN)

KBR - Apa rasanya berjalan di pinggiran jurang dengan pijakan transparan dan terbuat dari kaca? Deg-degan dan sungguh tidak direkomendasikan untuk Anda yang takut dengan ketinggian. Namun, tentu sensasinya bakal memacu adrenalin, bukan? 

Bagi yang butuh dipacu adrenalinnya, ‘Jurang Naga Melingkar’ (Coiling Dragon Cliff) menunggu Anda di Provinsi Hunan, Tiongkok. Ada satu bagian dari jembatan kaca di pinggir jurang ini yang baru dibuka awal Agustus lalu di Taman Hutan Nasional Zhangjiajie, Hunan. Jembatan ini dirancang oleh arsitek asal Israel, Haim Dotan dengan biaya sebesar 460 juta yuan atau setara 900 miliar rupiah lebih. Jembatan ini merentang sepanjang 430 meter di ketinggian 1.400 meter dan mampu menopang beban 800 orang sekaligus. 

Jembatan kaca Zhangjiajie ini dibuat dari tiga lapis panel kaca ukuran 3-4,5 meter. Setiap lapisan tebalnya 15 mm supaya panel lebih kuat. Jadi meski retak, pijakan masih bisa dilalui dengan aman.

Ini dilakukan belajar dari pengalaman terdahulu dengan jembatan serupa bernama Brave Man’s Bridge di Taman Nasional Shinuizhai, di Gunung Yuntai, Tiongkok. Jembatan kaca setinggi 1.066 meter di atas permukaan laut itu sempat mengalami insiden retak pada Oktober 2015 lalu. Saat itu, ada gelas stainless steel yang jatuh pada salah satu panel – entah disengaja atau tidak – dan pengunjung pun histeris. Tidak ada korban jiwa yang jatuh, tapi insiden ini cukup untuk membuat lokasi wisata ini tutup.

Sebelum jembatan kaca ‘Jurang Naga Melingkar’ ini dibuka, uji coba sudah dilakukan pada Juni lalu pihak otoritas lokasi wisata itu. Mereka memukul jembatan kaca dengan palu sampai melewati jembatan tersebut dengan mobil keluarga yang disesaki 11 orang. Panel terlihat retak, tapi masih bisa dilalui.

Taman Hutan Nasional Zhangjiajie ini berada di kawasan Gunung Tianmen yang berarti ‘gunung gerbang surga’. Dari sini, kita bisa melihat panorama hutan dan gunung yang sangat indah. Para pengunjung juga bakal ditemani pemandu yang siap menenangkan jika ada yang ketakutan.

Jadi, siap menjelajah ke sini? (cnn, xinhua)

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!