Searah jarum jam : Vivi Tri Andari, Research and Development Unilever Indonesia, Tbk, Brand Manager Dove Hair PT Unilever Indonesia, Leidya Leksokumoro dan Citra Natasya, pendiri House of Perempuan, saat media briefing. (foto: Dove)

KBR, Jakarta- Ada yang tak pede keluar rumah gara-gara rambutnya lepek, tipis, berminyak atau tidak bervolume? Keadaan yang sering disebut bad hair day itu  memang mengganggu penampilan. Padahal, di hari itu, Anda mungkin sudah ada janji menemui klien, teman lama atau ada kegiatan sosial. Eh, gara gara dilema masalah rambut, bisa jadi Anda  mengurungkannya.. Waduh !

Nah, untuk mengatasi hal ini, hadirlah tehnologi Oxyfusion.  Menurut Vivi Tri Andari, Research and Development Unilever Indonesia, Tbk, Oxyfusion adalah jenis bahan conditioning yang bisa melapisi rambut. Bahan ini membuat rambut jadi “berat”. Efeknya, rambut jadi bervolume dan tidak lepek. Tehnologi ini hadir dalam Shampoo Dove Volume Nourishment terobosan terbaru dari Dove.

"Tehnologi ini juga perpaduan antara bahan-bahan oxygenfused, yang  dalam molekul kondisioningnya ada bahan nutrisi yang dibutuhkan rambut. Perpaduan inilah yang membuat rambut tetap lembut ternutrisi dan tampak hingga 95%* lebih bervolume," ujarnya.

Vivi menambahkan, Shampoo dan conditioner Dove Volume Nourishment, cocok untuk semua jenis rambut, tapi lebih dikhususkan untuk rambut yang lurus, tipis dan tidak bervolume. Namun, kata dia, harus dibedakan juga, tipe rambut lepeknya seperti apa. Rambut yang kotor, bisa saja akan lepek. Namun, ada pula faktor sifat rambut seseorang yang memang lepek, salah satunya karena tipis. Vivi menyarankan, sebelumnya, kita harus mengetahui dulu kondisi jenis rambut sendiri.

Brand Manager Dove Hair PT Unilever Indonesia, Leidya Leksokumoro, yang turut hadir  dalam acara media briefing di Jakarta, Selasa (04/08/2015), menjelaskan, berdasarkan hasil riset yang dilakukan Unilever Indonesia, 8 dari 10 wanita Indonesia yang berusia 25-40 tahun mengalami dilema rambut. Mayoritas dari mereka berpendapat bahwa tidak dapat memiliki rambut lembut ternutrisi dan tidak lepek sekaligus.

“Dari hasil riset, 55% wanita Indonesia yang mengalami dilema rambut tersebut merasa khawatir akan keindahan rambutnya, sementara yang lainnya merasa tidak percaya diri dan malas untuk beraktivitas. Dengan hadirnya Dove Volume Nourishment, wanita Indonesia kini tidak perlu lagi memilih antara rambut yang sehat ternutrisi dan rambut bervolume yang banyak didambakan,” kata Leidya.

Pendiri House of Perempuan, Citra Natasya, turut berbagi pengalaman. Ia mengatakan, sebagai seorang wanita yang aktif dalam berbagai kegiatan,  tentu  harus tampil percaya diri disetiap kesempatan.  Namun, ia pun mengalami dilema saat rambutnya terlihat lepek, karena rambutnya cenderung flat, meski tebal. Karena hal ini,  ia harus melakukan styling rambut menggunakan hair dryer dan alat catok. Cara ini memang membuat rambut terlihat lebih bervolume, tetapi lama kelamaan rambut malah menjadi kering dan kasar.

 “Setelah mencoba tehnology  Oxyfusion yang ada di dalam volume Nourishment, rambut sudah membulat sendiri karena “berat” dan bervolume,” ujarnya.

Anda ingin seperti Citra Natasya?

Nah, Dove mengajak  Anda untuk berpartisipasi dalam gerakan Bebas Dilema Rambut. Melalui gerakan ini, Anda bisa berbagi pengalaman usai mencoba rangkaian shampoo dan conditioner Dove Volume Nourishment.

Anda bisa memamerkan hasil yang sudah dilakukan dengan mengupload fotonya di media sosial, dengan tagar #BebasDilemaRambut, lalu,mentioan  twitter @Dove_IDN atau Instagram @DoveIDN. Kegiatan ini berlangsung  dari Agustus sampai Oktober 2015. Jika Anda terpilih akan mendapatkan kesempatan  tampil di salah satu video Dove, lho. Tertarik?  Yuk, mulai sekarang, silahkan dipersiapkan aksinya ya.  


Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!