Siaran lewat Google Hang Out di kantor Google Indonesia (Foto: KBR)

KBR, Jakarta- Hari gini, siapa sih yang tidak pakai internet? Butuh apa-apa,  buka smartphone. Cari kado ulang tahun, searching di tab. Mau liburan ke mana, berselancar di dunia maya.

Ini juga yang jadi salah satu hasil survei terbaru Google yaitu Consumer Barometer 2015. Dengan penetrasi smartphone sampai 43 persen di Indonesia, tentu saja ini pancingan yang sangat besar bagi UKM untuk merambah ke dunia online.

Tapi, data dari Access Markets International (AMI) pada 2013, dari 55,2 juta UKM di Indonesia, hanya 75 ribu saja yang memanfaatkan internet. Ini artinya hanya 0.13 persen pebisnis yang memanfaatkan dunia online! Kini, Google siap membantu para pelaku UKM merambah dunia on line dengan aplikasi gratis.

Menurut Mira Sumanti, Kepala Pemasaran UKM Google Indonesia, salah satu aplikasi layanan gratis google yang bisa membantu bisnis UKM  adalah Google Bisnisku atau Google  My Business. Aplikasi ini, bisa menghubungkan pengusaha  secara langsung dengan pelanggan, saat mereka mencari informasi bisnis yang diinginkan.

"Sekali mendaftar, pemilik bisnis bisa langsung muncul di google search, MAp dan  Google+. Pelanggan pun  bisa mengenali, review, komentar atau memberi testimoni dan rating " jelasnya saat berbincang bersama KBR pada program Obrolan Ekonomi KBR, Jum'at (14/8/2015), yang tersambung melalui Google Hang Out.

Untuk menggunakannya, Anda bisa mengakses laman Google Bisnisku dan mendaftarkan profile bisnis yang ingin dipromosikan. Profile harus  memberikan keterangan seperti informasi  brand, lokasi fisik atau alamat, jenis layanan atau produk yang dijajakan, serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Setelah itu. Google akan memverifikasikan data dengan mengirimkan kode  pin  untuk dimasukkan di laman verifikasi. Kode itu akan dikirimkan via  kartu pos  ke alamat yang sudah diberikan.

"Karena ini berhubungan dengan google MAP (peta), jadi ini untuk memastikan bahwa bisnis yang masuk ke Google Bisnisku adalah bisnis yang benar. Tak harus berbentuk PT, usaha rumahan pun boleh, asalkan ada lokasi fisik," ujar Mira.

Menurutnya, jika proses pendaftaran dan verifikasi sudah dilalui, maka bisnis yang dijalankan akan dipromosikan di laman mesin pencari Google Search. Laman ini akan muncul dalam boks khusus di setiap pencarian yang relevan, lengkap dengan informasi lokasi.

Mira Sumanti, Kepala Pemasaran UKM Google Indonesia (baju hitam), saat Talkshow Obrolan Ekonomi KBR bersama  Google, soal Aplikasi Google Bisnisku di kantor Google,Jakarta,  Jumat (14/8/2015). 

 

Mira menambahkan, dari hasil riset Google, bisnis on line yang memberikan informasi  lengkap bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat dua kali lipat. Selain itu, bisa juga meningkatkan keinginan konsumen untuk membeli sebesar 29%.

"Penduduk Indonesia yang on line aktif itu banyak, bahkan Indonesia berada  diurutan ke ketiga  di dunia. Sayangnya, banyak user aktif tapi secara bisnis, tidak. Padahal potensinya besar sekali. Mungkin karena banyak yang belum aware soal benefitnya, padahal sekarang orang mau mencari apapun melalui on line", pungkasnya.   


Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!