Iwan Fals, Konser Kuning, Nyanyian Raya, Green Radio

Sore 19 Juli 2014 di Leuwinanggung markas PT Tiga Rambu sekaligus kediaman musisi Iwan Fals dipadati lebih dari 500 orang penggemarnya.  Mereka setia menunggu dari siang untuk antre membeli tiket, walaupun dapat dilihat beberapa diantaranya sudah lunglai karena menahan dahaga selama bulan Ramadhan ini. Ada yang membawa bendera Palestina, mungkin karena mereka tahu Bang Iwan akan membawakan lagu Palestina di konser tersebut. “Enggak tahu saya musti ngomong apa, saya sebagai penyanyi, saya cuma bisa buat lagu. Mudah-mudahan ini memberikan inspirasi buat kalian terhadap perdamaian, terhadap cinta kasih, terhadap kasih sayang, terhadap hak, oke,“ begitu pesan Iwan Fals seraya memainkan intro lagu.


Konser tersebut merupakan rangkaian dari  konser pelangi (MEJIKUHIBINIU) yang sekarang sudah sampai pada konser warna yang ketiga, yaitu Konser Kuning. Adapun alasan pemberian nama pelangi adalah membuka warna dasar pelangi ke dalam konteks kehidupan; masing-masing warna membentuk pita garis-garis paralel, tiap warna bernuansa dengan warna disebelahnya, tak pernah bercampur dan tak pernah saling mengganggu. Komposisi warnanya juga tak pernah saling bertukar, walaupun antara warna terletak diatas warna yang lain. Masing-masing warna juga tak pernah saling mendominasi. Namun justru karena itulah pelangi terlihat sangat indah.


Konser Pelangi diadakan untuk menuju kepada Konser Puncak,Nyanyian Raya, yang rencananya akan diselenggarakan pada awal November dengan harapan dapat menampung sekitar empat juta penonton sekaligus  mengalahkan jumlah penonoton konser Metallica di Moskow (1,5 juta orang) dan Rod Stewart di Brasil (3,5 juta orang ). Ketika ditanyakan mengenai harapan di balik Konser Nyanyian Raya Bang Iwan menjawab “ Nyanyian Raya ini menjadi penting karena kan baru-baru ini kita terbelah nih. Semua terbelah, wartawan terbelah,warga terbelah, ini terbelah-terbelah, semua terbelah jadi dua kan? Mudah-mudahan Nyanyian Raya (Konser ) itu bisa menyatukan.”


Lagu pertama yang dinyanyikan pada konser adalah lagu Indonesia Raya 3 stanza. “Saya sebagai pencipta lagu, sangat merindukan kalau lagu-lagu saya dihargai lebih. Saya merasa kok lagu yang begitu indah, kok enak aja dipotong-potong gitu, masih ada 2 stanza lagi. Padahal stanza yang kedua itu bagus-bagus kata-katanya...” jawabnya ketika ditanyakan perihal lagu Indonesia Raya yang dibawakan sampai 3 stanza pada konser tersebut.Di Konser Kuning Bang Iwan juga membawakan lagu “Bung Hatta”, “Sore Tugu Pancoran”, “Krisis Pemuda”, “Lancar”, “Ibu”, dan lagu-lagu yang lainnya yang diiringi oleh  Komunitas String (alat musik gesek seperti biola dan cello) Indonesia String Project dari Yogyakarta.


Soal Konser Nyanyian Raya yang rencananya akan diadakan di Jakarta, Bang Iwan sudah membicarakannya dengan Wakil Gubernur Jakarta, Ahok. “Saya sudah ketemu dengan wakil gubernur, Pak Ahok itu. Insya Allah dia setuju, kalo dia jadi gubernur dia setuju katanya, hehehe. Tapi kalau Pak Jokowi yang jadi gubernur nggak tahu kan apakah  dia setuju atau enggak, musti bilang lagi. Tetapi itupun pribadi Ahok, karena dia punya staf...nanti dia nanya sama stafnya, ah gimana soal itu memungkinkan nggak? Bahkan dia ngusulin pake kereta api ke Gambir, pake bus, pake apa gitu, tapi soal medan yang tahu itu staff-staffnya dia,” katanya.


Terkait dengan persiapan Konser Nyanyian Raya ini, Mbak Yos (istri Iwan Fals) dari pihak manajemen PT Tiga Rambu menyatakan “Yang sudah kami lakukan sih dari Tiga Rambu ya pasti rapat dengan NET terus ya. Hubungan dengan off air yang pasti nanti akan diselesaikan dengan on-airnya. Beberapa pihak yang kita ajak sehubungan publikasi untuk mendatangkan sekian juta itu ga mudah, artinya kalau dari saya kebetulan sebagai Ketua Umum OI juga...sudah pasti melibatkan teman-teman (OI) di seluruh Indonesia. Tapi kita juga di sini ada dari pihak Green Radio yang memang ... karena mas Iwan concern sama alam, mereka tertarik dan sudah... (menjalin komunikasi –red )...Mudah-mudahan tinggal sedikit lagi, kita kerjasama ke depan ya. Harus sudah ada publikasi tentang bagaimana Nyanyian Raya itu terwujud...”


Raya adalah nama anak dari Iwan Fals, lengkapnya Raya Rambu Rabbani. Iwan Fals menciptakan lagu bagi ketiga anaknya sesuai nama masing-masing. Nama almarhum Galang Rambu Anarki dijadikan judul lagu pada album Opini (1982), Annisa Cikal Rambu Bassae mendapatkannya di album Cikal (1991), sementara si bungsu Raya Rambu Rabbani mendapatkannya di album terbarunya, Raya.


Penulis adalah Music Director Green Radio. Green Radio menjadi official media partner untuk Konser Mejikuhubiniu. 


Simak program baru "Fals Mania" setiap Kamis mulai 7 Agustus 2014 pukul 19.00 - 21.00 WIB di Green Radio 89.2FM Jakarta. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!