Jejak Iwan Fals dalam Film

Iwan menciptakan sejumlah lagu untuk soundtrack film.

Selasa, 05 Agus 2014 04:49 WIB

KBR, Jakarta – Iwan Fals tak hanya menelurkan karyanya di musik tapi juga menorehkan kreasinya di film. Iwan sendiri mengaku bukan penggemar film, tapi hanya sebatas menonton. Meski begitu, ia adalah jenis ‘penonton kritis’ yang selalu memperhatikan pesan dan makna dari film yang ditontonnya.


Berikut adalah daftar film-film dengan jejak Iwan Fals di sana: 


1. Damai Kami Sepanjang Hari (1985) 


Di film yang disutradarai oleh Sophan Sophiaan ini, peran Iwan Fals tak beda dengan kehidupannya sendiri. Ia berperan sebagai pengamen jalanan yang bertekad menghidupi kelima adiknya karena orangtuanya sudah meninggal. Namun niat untuk menghidup adiknya dengan jerih payah sendiri terhambat karena kondisi keuangan keluarga yang tidak memungkinkan. Akhirnya ia mampu membawa kembali adik-adiknya dari rumah yatim piatu setelah rekaman Iwan laku di pasaran. 


2. Kantata Takwa (1990/2008)


Film ini dibuat berdasarkan konser akbar proyek musik Kantata Takwa di Stadion Utama GBK di era Orde Baru lalu. Film ini dianggap jadi kesaksian para musisi dan seniman Indonesia untuk lantang bicara soal represifnya rezim OrdeBaru. Film ini dibuat pada 1990 tapi baru rilis pada 2008 lalu. Klimaks film ini adalah ketika satu per satu personil “dieksekusi” oleh pasukan bermasker. Dalam film tersebut, Jockie Soerjoprayogo tewas dipukuli di rumahnya, Sawong Jabu dieksekusi di sebuah jalan buntu,  Setiawan Djodi tewas dengan bantal saat tidur sementara Iwan Fals dibekap dengan dicabut giginya satu per satu. 


3. Kekasih (2008)


Di sini, Iwan Fals berperan sebagai penyanyi kafe bernama Cameo. Ia menyanyikan lagu “Aku Milikmu” ciptaan Pongky Bharata, yang juga menciptakan lagu “Aku Bukan Pilihan” (album Iwan Fals in Love). Film ini bercerita tentang kisah cinta antara Jiwo dan Maria yang berbeda status sosial. Jiwo adalah anak Japati, seorang abdi dalem yang terseret ombak karena menyelamatkan salah satu anggota Kesultanan Yogyakarta. Sementara Kakek Maria adalah keturunan keluarga Kesultanan yang jiwanya diselamatkan oleh ayah Jiwo. Diceritakan kalau Maria menderita penyakit kelainan hati sehingga membutuhkan donor hati dari orang lain. Jiwo bersedia melakukan transplantasi hati demi kekasihnya, tapi ini ditolak oleh sang kakek. Akhirnya sang kakek meninggal dunia setelah mendonorkan hati untuk Maria. 


4. Mama Cake (2012)


Film ini bercerita tentang petualangan tiga sahabat karib yang berusaha memenuhi permintaan terakhir nenek  yang sedang sakit keras. Nenek tersebut meminta dibelikan satu bungkus brownies dengan merk Mama Cake. Iwan Fals mengatakan kalau tema persahabatan yang diangkat di film ini membuatnya merasakan kembali kuatnya persahabatan, seperti ketika ia menciptakan lagu “Belum Ada Judul” (1991). Lagu ini dipakai sebagai soundtrack film “Mama Cake”. 


5. Mursala


Mursala adalah nama sebuah air terjun yang pernah dipakai untuk syuting film Hollywood “King Kong” (1993). Film ini sendiri bercerita tentang 70 marga batak yang berbeda-beda dan tidak boleh kawin-mawin. Misalnya marga Simbolon dan Saragih karena berasal dari satu keturunan Pomparanni Si Raja Naiambaton (Parna). Tokoh dalam film ini, Anggiat Simbolon adalah seorang pengacara yang dilarang keluarganya untuk menjalin hubungan dengan Clarissa Saragih karena berasal dari keturunan yang sama. Di film ini, Iwan Fals menciptakan lagu berjudul “Mursala” setelah 12 tahun tak mencipta lagu. Di lagu ini, Iwan dibantu oleh Iwang Noorsaid. 


Mursala…/Ada jalinan cinta yang terbelai/

Karena adat yang kuat/ Tak tertulis tapi ditaati

Ini sudah berabad/ Apabila dilanggar keluarga taruhannya/

Lalu sendiri terkucil…


Simak program baru "Fals Mania" setiap Kamis mulai 7 Agustus 2014 pukul 19.00 - 21.00 WIB di Green Radio 89.2FM Jakarta. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau