Google Street View, Indonesia

KBR - Terhitung Kamis (21/8) kemarin, layanan Google Street View resmi menyertakan panorama Indonesia dalam pantauannya. Penduduk dunia kini bisa mengintip langsung pemandangan dari empat kota besar di Indonesia dan keindahan terumbu karang bawah laut negeri maritim ini.


Sejak 2012, Google menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengerjakan proyek ini. Mengutip perkataan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu 2012 lalu, proyek ini diharapkan dapat membantu mempromosikan pariwisata Indonesia dengan memberikan pengalaman menjelajah yang baru. 


"Pariwisata memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia. Kami harap fitur-fitur seperti Google Maps dapat membantu kami mempromosikan pariwisata yang berkelanjutan," jelas Mari Elka Pangestu.


Mimpi ini selaras dengan visi yang dilontarkan Country Head Google Indonesia, Rudy Ramawy, pada peluncuran Kamis (21/8) kemarin. 


"Kami berharap gambar Street View yang kami luncurkan hari ini dapat membantu orang-orang dari seluruh dunia untuk menemukan dan mengeksplorasi Indonesia, dan berangsur-angsur meningkatkan investasi pariwisata."


Untuk peluncuran perdananya, layanan Google Street View di Indonesia baru mencakup empat kota besar Indonesia, yakni Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Denpasar. Namun Rudy Ramawy meyakinkan bahwa Google akan terus memperluas jangkauan Street View ini ke kota-kota lain di Indonesia, sembari menilai penerimaan dari masyarakat. 


Andew McGlinchey selaku Product Manager wilayah Asia Tenggara untuk Google Asia-Pasifik mengatakan, bahwa cakupan Street View di empat kota tersebut mencapai 90 persen dari tempat-tempat umum. 


Dalam setiap pengambilan gambar di tempat-tempat umum, Google mengklaim selalu mengikuti peraturan yang berlaku dan memiliki izin. Di beberapa kasus, korporat global raksasa ini kerap berbenturan dengan masalah privasi ketika berusaha memperluas layanannya ke negara-negara lain, seperti Yunani. Karenanya, untuk Indonesia, Google memilih bekerjasama langsung dengan pemerintah. 


Selain jalanan umum di empat kota tersebut, ekspansi Street View di Indonesia juga mencakup kecantikan terumbu karang bawah laut di Taman Nasional Komodo. Berkat kerjasama antara Google dengan Catlin Global Reef Record, kamera panoramik spesial pun siap merekam gambar-gambar memesona di situs perairan warisan dunia versi UNESCO tersebut.


Meski proyek Google Street View sudah berjalan sejak tahun 2007, namun fasilitas pemandangan bawah laut baru diluncurkan ahir tahun lalu melalui fitur 'Street View Oceans'. Sebelum Taman Nasional Komodo, pantauan bawah laut Google Street View telah sukses menjangkau perairan terumbu karang Florida (Florida Keys).


Untuk mengakses layanan Google Street View, pengguna dapat membuka laman http://maps.google.com dan mengklik ikon 'Street View' di bagian kanan bawah. Area yang termasuk dalam cakupan Street View akan ditandai dengan warna biru. Ikon 'Pegman', yang berbentuk ikon orang berwarna oranye tersebut, kemudian dapat digeser dan diletakkan di area warna biru yang panoramanya hendak dieksplorasi.


Dengan populasi hampir 250 juta jiwa, Indonesia merupakan pasar terbesar Google di Asia. Google Street View sudah beroperasi di beberapa negara Asia, termasuk Jepang, Taiwan, Hong Kong, Macau, Singapura, dan Thailand. Fasilitas ini juga sudah mencakup lebih dari 57 negara lainnya. (mashable) 


Editor: Antonius Eko 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!