Jumlah Pengunjung Wisata Alam Gua Pindul Dibatasi

KBR68H, Gunungkidul - Bupati Gunungkidul, Badingah, meminta pengelola objek wisata alam Gua Pindul membatasi pengunjungnya maksimal 800 orang per hari.

Rabu, 21 Agus 2013 12:28 WIB

wisata alam, gua pindul, gunungkidul, pengunjung dibatasi

KBR68H, Gunungkidul - Bupati Gunungkidul, Badingah, meminta pengelola objek wisata alam Gua Pindul membatasi pengunjungnya maksimal 800 orang per hari. Pembatasan tersebut untuk melestarikan ekosistem yang ada di dalam gua.

“Seandainya tidak dibatasai maka akan rusak,” ucap Badingah.

Menurut dia, akhir-akhir ini wisata cave tubing Pindul memang menjadi primadona. Namun demikian Badingah meminta pengelola untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung.

“Kalau pengunjung merasa aman, nyaman, maka masyarakat juga yang untung,” kata dia.

Salah satu pengelola objek wisata Gua Pindul, Haris Purnawan, mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk pembatasan pengunjung. Menurut dia, jumlah wisatawan selama libur Lebaran hingga Minggu (18/8) mencapai 25.000 orang. Jumlah tersebut gabungan dari tiga pengelola yaitu Wirawisata, Dewa Bejo dan Pancawisata.

Sumber: Radio Star Jogja

Editor: Doddy Rosadi


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?