ISAW : Dua Game Satwa Ajak Generasi Muda Cintai dan Lindungi Satwa

Direktur Eksekutif ISAW, Kinanti Kusumawardani mengatakan, saat ini banyak dari kalangan muda yang terlibat aktivitas penyelundupan satwa liar.

Kamis, 16 Jul 2015 11:45 WIB

Game Pora: Free Cockatoos! produksi NED Studio. Foto: Wydia Angga KBR

KBR, Jakarta - Permainan tentang perlindungan satwa liar yang diluncurkan perkumpulan peduli satwa Indonesia atau Indonesian Society for Animal Welfare (ISAW) dibuat untuk mengedukasi generasi muda mencintai dan melindungi satwa.

Direktur Eksekutif ISAW, Kinanti Kusumawardani mengatakan, saat ini banyak dari kalangan muda yang terlibat aktivitas penyelundupan satwa liar. Itu sebab, diperlukan edukasi yang lebih sesuai dengan karakter mereka, ketimbang edukasi konvesional, semisal penyuluhan.

"Sekarang konsumen dan distributornya itu jadi lebih muda, di situlah bagaimana ya edukasi membuat masyarakat lebih aware bahayanya hal ini bagi manusia maupun satwa. Kami juga melihat edukasi konvesional seperti penyuluhan punya keterbatasan," kata Kinanti kepada KBR (16/7/2015).

Perkumpulan peduli satwa Indonesia atau Indonesian Society for Animal Welfare (ISAW) meluncurkan dua game atau permainan tentang perlindungan satwa liar yaitu The Adventures of Jalak Miracle dikembangkan oleh Gates Studio dan Pora: Free Cockatoos! produksi NED Studio. Permainan ini untuk telepon selular berbasis Android. Permainan ini mengajak generasi muda untuk mencintai dan melindungi satwa di alam liar.


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan

  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...
  • Ari Dono Sukmanto soal Penanganan Beras Oplosan PT IBU
  • Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

Polisi Anggap Penembakan Deiyai Sebatas Pelanggaran Etik

  • Fasilitas di RUSD PPU Tak Optimal Karena Kekurangan Daya Listrik
  • Perempuan India Gugat Cerai Karena Tak Ada Jamban
  • Zidane Tak Suka Penggawanya Dihadiahi Kartu Merah

Impor barang dari luar negeri selalu diawasi dan memiliki ketentuan, jangan sampai Anda menjadi orang yang tidak tahu ketentuan yang dimiliki Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta