Anak-anak dengan cerebral palsy. ANTARA FOTO

KBR - Seorang bocah berusia 15 tahun dari Michigan melengkapi aksinya kemarin dengan berjalan sejauh 57 mil selama tiga hari. Dalam aksinya itu, si anak menggendong adiknya di punggung sebagai bagian dari kampanye kesadaran Cerebral Palsy.

Hunter Gandee memulai perjalanan panjangnya dengan adiknya Braden yang menderita Cerebral Palsy pada Jumat pagi di Lamberville, Michigan.

Aksinya itu kemudian, menjadi berita utama di sejumlah media nasional. Media pun menyebut aksi Hunter dan adiknya Braden sebagai long march terjauh untuk sebuah kampanye.

Tahun lalu, keduanya juga berjalan ke Ann Arbor dari rumah mereka di Temperance, Michigan.

Hunter Gandee mengatakan, aksi berjalannya itu tidak dimaksudnya sebagai pengumpulan dana, melainkan kampanye kesadaran tentang Cerebral Palsy. Namun begitu, ia telah berhasil mengumpulkan dukungan dana sebanyak 200 ribu Dollar yang nantinya uang itu akan disumbangkan ke sekolah Braden.

Sementara itu, ibu Hunter Gandee, Danielle Gandee mengatakan, keempat anaknya juga ikut serta dalam aksi tersebut. "Saya sungguh banga kepada mereka. Dan juga kepada teman-teman yang juga ikut berjalan sebagai bentuk dukungan," kata Gandee. "Aku mencintai anak-anak ini," tutupnya. (Channel News Asia)


Editor: Quinawaty Pasaribu 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!