Menteri Mari Pangestu: Ekowisata Mulai Diminati Wisatawan

KBR68H, Jakarta

Sabtu, 29 Jun 2013 23:01 WIB

ekowisata, mari pangestu, dilirik wisatawan, menteri pariwisata

KBR68H, Jakarta – Wisatawan dari mancanegara dan juga lokal mulai tertarik untuk melakukan wisata lingkungan hidup atau ekowisata. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan, wisatawan tidak lagi hanya menginginkan wisata belanja serta tinggal di hotel yang mewah. Menurut dia, wisata yang mulai banyak dicarai adalah wisata yang bisa memberikan pengalaman yang menarik serta sehat. Semua hal tersebut bisa didapat melalui ekowisata.

“Ekowisata meningkat, di kalangan anak muda atau di keluarga yang anak-anaknya masih SD, saya lihat ada peningkatan minat yang luar biasa. Sepeda gunung jadi populer, tracking jadi istilahnya lifestyle. Orang berubah, yang diinginkan dalam wisata itu bukan hanya belanja dan juga hotel yang bagus tetapi juga mencari pengalaman yang berbeda, menarik, unik dan sehat,”kata Mari Elka dalam bincang-bincang di acara Festival Sarongge, di Cianjur, Sabtu (29/6).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu menambahkan, ekowisata sangat penting untuk mengenalkan anak-anak dengan lingkungan. Melalui ekowisata, kata Mari, anak-anak bisa mengerti arti pentingnya menanam pohon untuk lingkungan.

Mari menambahkan, ekowisata juga bisa memberikan keuntungan bagi warga sekitar yaitu penambahan pemasukan. Namun, ada satu hal yang harus diperhatikan yaitu tanggung jawab wistawan dan juga warga sekitar dalam menjaga lingkungan di daerah ekowisata. Salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Karena itu, desa wisata seperti desa Sarongge harus dikelola dengan berkelanjutan sehingga ekowisata bisa tetap memberikan manfaat kepada warga sekitar.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.