Warga Jakarta melakukan atraksi senam Yoga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (6/10). ANTARA FOTO

KBR, Jakarta - Anda suka yoga? Kita-kira yoga itu untuk kesehatan atau gaya hidup ya? Menurut Yudhi Widdyantoro, Praktisi Yoga dari Komunitas yoga Gembira, yoga membuat hidup lebih sehat, seksi dan segar. Setiap hari, ia melakukan aktifitas yoga dan sudah dilakoninya sejak 1991. Baginya, tiada hari tanpa yoga.

“Saya datang ke yoga karena banyak keluhan. Dulu, saya sakit liver, migren, dan insomnia. Setelah menjalani yoga, dalam hitungan yang relatif cepat, sekitar satu bulan, keluhan migren dan insomnia berkurang,” ujarnya saat berbincang bersama KBR pada program Klinik KBR, Selasa (21/04/2015).

Ia menjelaskan, selain mengajarkan konsentrasi dan pernafasan, gerakan yoga ada terapisnya. Yoga dengan gerakan ular cobra misalnya, bisa meringankan masalah pencernaan. Dengan pernafasan yoga, bisa menguatkan otot dan menghindari resiko serangan jantung.

Bagi Yudhi, dengan melakukan gerakan yoga, itu artinya belajar mengenal diri sendiri, tubuh sendiri, serta emosi. Juga belajar bijaksana. “Yoga itu lintas tempat, gender dan usia, tapi memang, pada awal memulai yoga, perlu didampingi karena gerakannya beresiko cidera,” ujarnya.

Tak cuma menyehatkan, yoga juga mampu mengontrol emosi. Sifat negatif pun bisa ditekan, semisal menghindari untuk mengomentari sifat buruk orang.


Yoga Bisa Meringankan Depresi

Senada dengan Yudhi, dari segi medis atau kedokteran, menurut dokter Spesialis Rehabilitasi Medis, Rizky Kusuma Wardhani, yoga bisa memulihkan kesehatan. “Manfaat yoga, bisa memperbaiki postur tubuh menjadi tegak simetris. Banyak gerakan yoga yang melakukan fleksibelitas sendi, mulai dari  tulang leher, tulang punggung, sendi panggul, pergelangan kaki dan tangan, yang bisa didapatkan efek dari peregangan otot."

Selain itu, yoga juga bisa melatih keseimbangan, kekuatan otot, melatih koordinasi antara mata dan anggota gerakan tubuh. Dari latihan pernafasan yoga bisa pula didapat manfaat pengembangan rongga dada. "Jadi bisa memaksimalkan asupan oksigen yang masuk,” tambahnya.

Ia menambahkan, Yoga bisa juga mengobati pasien yang terkena kanker, meringankan depresi atau kecemasan dan meningkatkan kebugaran. Tapi, kalau untuk menyembuhkan organ dalam, Rizki mengaku belum punya literatur yang cukup untuk membuktikannya.

Tapi jika Anda mempunyai riwayat pernah terjatuh, nyeri sendi, atau patah tulang belakang, Rizki menyarankan harus dilakukan pemeriksaan terlebih dulu agar aman.

Nah, jika Anda tertarik mengenal atau mendalami yoga, silahkan datang ke Taman Menteng, pada 24 hingga 26 April 2015, pukul 07.30-18.00 WIB. Di tempat ini akan ada “Yoga Festival 2015” yang digagas Yoga Gembira.
  

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!