Sri Lestari dan Perjuangan Kelompok Difabel

#16MenembusBatas Melintas Sumatera demi memperjuangkan fasilitas kelompok difabel.

Senin, 27 Apr 2015 13:44 WIB

Sri Lestari dan kursi rodanya (Foto:KBR)

Sri Lestari dan kursi rodanya (Foto:KBR)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Di atas kursi rodanya, Sri Lestari melintas Pulau Sumatera menuju Jakarta untuk mengkampanyekan fasilitas yang ramah kelompok difabel. Sepanjang jalan, ia mencatat apa saja fasilitas publik yang belum memadai untuk kelompok difabel, sebagai PR yang mesti dituntaskannya.  

#16MenembusBatas adalah rangkaian 16 profil pilihan KBR yang dianggap telah berkontribusi melewati batas untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. #MenembusBatas sekaligus menjadi tema ulang tahun KBR yang ke-16 tahun ini.   

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.