Imam Shofwan dan Gerakan Santri Menulis

#16MenembusBatas Menulis kedamaian Islam.

Selasa, 28 Apr 2015 11:00 WIB

Imam Shofwan

Imam Shofwan

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Islam masih sering dianggap sebagai agama yang penuh kekerasan. Islam yang toleran justru jarang mengemuka, salah satunya karena para santri jarang menulis. Imam Shofwan dari Yayasan Pantau ingin mendorong supaya para santri lebih toleran – lewat tulisan.  

#16MenembusBatas adalah rangkaian 16 profil pilihan KBR yang dianggap telah berkontribusi melewati batas untuk mengubah kehidupan menjadi lebih baik. #MenembusBatas sekaligus menjadi tema ulang tahun KBR yang ke-16 tahun ini.   

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

Penyidik Masih Tunggu Hasil Otopsi Jenazah La Gode

  • KPAI: Anggaran Dana Desa Harus Meningkatkan Kesehatan Anak
  • Natal dan Tahun Baru, Bandara Ngurah Rai Siapkan Posko Terpadu
  • Turki Bakal Buka Kedutaan Besar Di Yerusalem Timur

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi