Australian Culinary Trails, Hadirkan Makanan Khas Negeri Kangguru

Pada pameran ini, Kedutaan Besar Australia bekerjasama dengan Commonwealth Bank Indonesia, menghadirkan makanan dan minuman terbaik Australia.

Selasa, 21 Apr 2015 21:54 WIB

Ilustrasi: wisatakulineraustralia.blogspot.com

KBR, Jakarta - Ingin mencicipi masakan khas Australia? Tak perlu jauh datang ke negara kangguru itu. Mulai hari ini, Anda bisa menikmati jajanan khas Australia di Westmall, Grand Indonesia, Jakarta. Di tempat ini, hadir Australian Culinary Trails sepekan hingga Minggu, 26 April 2015 mendatang.

Pada pameran ini, Kedutaan Besar Australia bekerjasama dengan Commonwealth Bank Indonesia, menghadirkan makanan dan minuman terbaik Australia. Selain untuk mengenalkan kepada masyarakat, pameran ini juga ditujukan untuk importir Indonesia dan perusahaan makanan.

Salah satu produk Australia yang dipamerkan adalah permen, cokelat, madu, susu, oatmeal, tepung untuk membuat cake, kacang almond, wine dan ginger beer.

Bahkan, salah satu perusahaan Australia, mulai tahun depan akan mengimpor kacang almond ke Indonesia. Produk ini akan diolah menjadi cemilan biasa, layaknya kacang tanahnya Indonesia. Jadi, pengolahannya pun tidak dicampur dengan bahan lain seperti cokelat atau sebagai campuran cake.

Selain rasanya asik, kacang alomond ini mengandung vitamin E, protein dan rendah kolesterol. Kacang ini cocok dikonsumsi bagi penderita penyakit jantung dan penggemar olah raga.

Menurut Duta besar Australia, Paul Grigson, Indonesia dan Australia sama-sama mempunyai potensi yang besar di sektor makanan. Dengan kegiatan ini, diharapkan bisa membuka peluang bagi kedua negara untuk saling mengenalkan produk makanan dan minuman masing-masing.

“Saya pikir ajang ini adalah pilihan yang baik untuk mengenalkan produk makanan Australia, karena negara kami punya beberapa makanan dan minuman yang layak untuk dinikmati oleh orang Indonesia,“ ujar Paul.

Tak sekedar pameran makanan dan minuman semata, ajang ini juga mengetengahkan kelas membuat kopi, loka karya anggur, demonstari memasak dan pop-up function oleh chef dari Australia.

Menurut Direktur Utama Commonwealth Bank Indonesia, Tony Costa, ajang ini unik. Ia yakin, pameran ini akan menyenangkan masyarakat Indonesia.

Nah, untuk warga Australia atau warga negara asing yang ingin mencicipi hidangan khas Indonesia, dihadirkan juga lho di pameran Culinary Trails ini. Pempek, cake ala Indonesia, dan beragam cemilan lain khas daerah Indonesia, ikut memeriahkan pameran ini.

Australian Culinary Trails, pertama kali diadakan tahun 2014. Ide ini datang setelah penelitian dari Austrade, yang mengungkapkan bahwa orang Indonesia yang telah mengunjungi Australia, memberi peringkat tujuan nomor satu untuk makanan dan anggur khas Australia.

Karena hal ini, maka pameran ini terus dikembangkan, agar kedua negara bisa saling mengembangkan makanan khas masing-masing, tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Editor: Anto Sidharta 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau